seputarpapua.com

Umat SP 6 Meriahkan Misa Kamis Putih Dengan Tarian Kamoro ‘Wania We’

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
MISA - Suasana misa Kamis Putih di Gereja Santo Stevanus SP 6. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
MISA – Suasana misa Kamis Putih di Gereja Santo Stevanus SP 6. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

Pastor Antonius Sumardi, SCJ saat membawakan renungan dari Injil Yohanes 13:1-15 ‘Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya’.

Pastor Antonius mengatakan, dalam peristiwa Paskah ada beberapa hal yang dilalui, yakni Yesus membasuh kaki para rasul.

“Yesus membasuh kaki sebagai bentuk pelayanan, Yesus bukan sekedar membasuh, membersihkan kaki, pelayanan Yesus mulai turun dari surga, di tengah – tengah kita sebagai manusia, setelah jadi manusia merendahkan diri di depan para murid, ia dihianati dibunuh dan masuk di alam maut,” seru Pastor.

Peristiwa Paskah lainnya adalah mengadakan perjamuan bersama. Dimana Yesus mengadakan perjamuan dengan para muridnya dengan menunjukan roti lalu dipecah-pecahkan kemudian dibagikan kepada para murid, seraya berkata lakukanlah ini untuk mengencangkan daku.

Begitupun dengan anggur, Yesus pun berpesan, lakukanlah itu untuk mengenangkan daku.

“Dalam Kamis putih ini kita diajak memperdalam pelayanan, karena Yesus yang memberikan teladan pelayanan,” ujar Pastor.

Meskipun dalam situasi yang berat, Yesus pada malam sebelum ia ditangkap, dirinya menyempatkan diri berdoa di taman Getsemani.

“Ini menunjukan bahwa dalam situasi yang tidak mudah, Yesus tetap berdoa. Ingat Roh memang penurut tapi daging itu lemah, keinginan kita besar namun kadang dalam pelaksanaan bisa saja kita menyakiti orang lain, kadang kita ingin dapat pujian, kekayaan namun kita lupa akan doa,” kata Pastor.

Berita Terkait
Baca Juga