Unik, Gereja Sola Gratia Timika Buat Pohon Natal dari Plastik Es Lilin Berisi Air

NATAL | Pohon Natal dari Plastik Es Lilin di Depan Gereja Sola Gratia Timika pada malam dan siang hari. (Foto: Anya Fatma/SeputarPapua)
NATAL | Pohon Natal dari Plastik Es Lilin di Depan Gereja Sola Gratia Timika pada malam dan siang hari. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)

TIMIKA | Salah satu anggota majelis Gereja Sola Gratia Timika, Papua bersama keluarganya membuat pohon natal yang unik pada perayaan Natal 25 Desember 2021.

Pohon natal unik itu terbuat dari plastik es lilin yang diisi air.

Masing-masing plastik memiliki panjang mulai dari setengah sampai satu meter.

Pohon natal dengan rangka yang dibuat dari besi ringan itu memiliki tinggi hampir mencapai 10 meter dengan tujuh tingkatan plastik-plastik es yang diisi air.

Pohon natal ini juga dipasangkan lampu warna-warni, sehingga terlihat menarik ketika lampunya dinyalakan di malam hari.

Dibawah pohon natal, juga dibuat kolam ikan mini yang bahan pembuatannya juga unik yaitu dari jerigen dan ban bekas yang ditutupi plastik berwarna biru.

Di sekitar kolam juga dihiasi dengan tumbuhan-tumbuhan hias yang mempercantik kolam.

Selain kolam, para pemuda gereja juga membuat kandang Betlehem tepat di samping kiri pohon natal.

Kandang yang dibuat juga berbahan sederhana mulai atapnya yang menggunakan atap tradisional dengan dinding yang terbuat dari

Pagar kandang dibuat dari botol bekas air mineral yang diwarnai.

Pohon Natal dan kandang Betlehem itu dibuat di depan Gereja yang beralamat di Kampung Nawaripi belakang SPBU.

Pohon natal unik di samping jalan ini juga menarik perhatian pengguna jalan, terlihat setiap yang melewati jalan ada yang berhenti untuk melihat lebih detail pohon natal itu.

Pendeta Irene Samola mengungkapkan, pohon natal unik ini merupakan ide dari salah satu majelis gereja Sola Gratia, Penatua Suruan.

Dan untuk mewujudkan idenya menjadi pohon natal unik itu dibuat bersama keluarganya.

“Saya bangga sekali ada anggota jemaat satu keluarga yang buat,” katanya saat diwawancara Jurnalis Seputar Papua, Jumat (24/12/2021).

Plastik es yang diisi air ini tentu memiliki makna.

Pdt Irene menjelaskan, saat ini di tengah pandemi tentu mengganggu semua sendi kehidupan atau bahkan membuat gersang, masih ada tuhan yang selalu bersama umatnya.

“Jadi air disitu melambangkan ada Tuhan Yesus sebagai air hidup yang selalu memberi kesejukan buat kita di situasi apapun termasuk di masa pandemi covid ini,” ungkapnya.

reporter : Anya Fatma
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.