UP3 PLN Timika Sosialisasi Pengalihan Oprasional 5 PLTD di Asmat

1605798236038

ASMAT | Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Timika menggelar sosialiasi pengalihan oprasional lima pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua.

Empat PLTD yang sebelumnya dioperasikan oleh Pemerintah Kabupaten Asmat diantaranya, PLTD Agats, PLTD Distrik Atsj, PLTD Distrik Suator, PLTD Distrik Pantai Kasuari dan PLTD Distrik Fayit.

“Kami telah melakukan sosialiasi di lima distrik, inti sosialiasinya adalah bahwa PT PLN Timika akan mengambil alih segala aktivitas PLTD yang berada di empat distrik tersebut yang sebelumnya dioperasikan oleh Pemda Asmat.” kata Kepala UP3 Timika Timika Marthinus Irianto Pasensi di Asmat, Kamis (19/11).

Martinus mengatakan, sosialisasi yang dilakukan mendapat respon baik dari masyarakat. Ia berharap tahapan selanjutnya berjalan lancar agar Asmat terang.

“Secara oprasional PLTD di Asmat akan diambil alih oleh PLN Timika, sedangkan assetnya milik Pemda Asmat melalui Dinas Perindakop Asmat,” ujarnya.

Dikatakan, setelah operasi PLTD diambil alih PLN Timika, maka akan ada perhitungan bisnis antara pengguna listrik dan PLN, pelanggan akan dipasangkan meteran dan dikenakan biaya.

IKLAN-TENGAH-berita

Ditambahkan Martinus, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Asmat agar membantu masyarakat tidak mampu yang ingin dipasangan meteran listrik

“Waktu 2019 bulan Agustus yang lalu, saya telah bertemu Bupati Elisa Kambu yang saat ini telah menjalankan cuti karena melakukan kampanye untuk maju Pilkada 2020, beliau Bupati Elisa Kambu telah berjanji Pemda Asmat akan membantu menyiapkan biayanya untuk pemasangan meteran kepada masyarakat tidak mampu di lima PLTD setempat,” jelasnya

Olehnya itu, pada Kamis (19/11), kata Martinus dirinya bersama staf dan Kabid Industri Perindakop Asmat, Abdurahman Seknun telah berjumpa Pjs.Bupati Asmat Triwarno Purnomo diruang kerjanya dan telah melaporkan kehadirannya bersama staf di Kabupaten Asmat

Hasil dari pertemuan tersebut, selain membijaki kemajuan kelistrikan di seluruh pelosok Asmat, PLN Timika juga telah bersepakat bersama Pjs,Bupati Asmat akan melakukan pendatangan serah terima operasi kelistrikan di Kabupaten Asmat secara menyeluruh oleh General Manager PLN Wilayah Papua dan Pemkab Asmat.

“Akan dilaksanakan di Jayapuara Ibu kota Provinis Papua tanggal 25-26 November 2020 mendatang,” akui Martinus

Lanjut Marthinus, selaku orang nomor satu di PLN UP3 Timika ia mengakui PLN juga telah menyikapi berbagai tantangan untuk memenuhi kebutuhan warga menikmati penerangan listrik di seluruh pelosok Asmat melalui program Papua terang

Salau satunya program energi baru terbarukan adalah aliran listrik melalui tabung listrik (TALIS), perangkat TALIS ini menyimpan daya listrik yang nantinya bisa digunakan masyarakat untuk menerangi rumah maupun desanya secara keseluruhan

“Nanti kami komunikasikan bersama pemda, sehingga kampung – kampung di pedalaman Asmat akan didukung dengan sumber daya TALIS,” jelasnya.

Sementara program penerangan lainya seperti, sumber daya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) telah dibangun oleh PLN dan telah beroperasi di beberapa titik yaitu, Kampung Ayam, Warse, Jetsy, Derkomor, Pulau Tiga dan Suru-Suru.

“Asmat memiliki tantang tersendiri untuk dilakukan penerangan listrik secara menyeluruh apalagi hanya dengan satu cara yaitu PLTD, tidak ada perubahan untuk percepatan penerangan listrik , maka itu dengan cara lain dihadirkan program TALIS maupun PLTS,” akunya.

Sementara untuk kedepannya, kampung-kampung yang belum menikmati listrik akan dikondisikan sesuai jangkaun dan geografis kampung, kalau tidak bisa dibangun PLTD maka bisa di bantukan dengan TALIS atau PLTS.

Di lain sisi, ada sepuluh kampung di sejumlah distrik di Kabupaten Asmat kini menikmati program Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE)

“Bantuan LTSHE ini melalui anggaran APBN oleh Dirjen EBTKE Kementrian ESDM pada tahun 2019 yang lalu, kehadiran LTSHE ini telah dinikmati oleh masyarakat setempat,” kata Abdul Rahman Seknun Kabid Industri Dinas Perindakop Asmat

Rahman menjelaskan, 10 kampung yang menikmati listrik LTSHE dan telah menjadi miliki masyarakat di Asmat yakni, Kampung Yaosakor (induk) 139 penguna, Kampung Sakor (baru) 119 pengguna yang berada di Wilayah Distrik Sirets.

Lanjutnya, Kampung Comoro (induk) 104 pengguna, Eroairo (baru) 38 pengguna, Stayod (baru) 38 pengguna, tamor (baru) 41 pengguna wilayah Distrik Ayip

Sementara di Distrik Betcbamu Kampung Jouw 64 pengguna, serta Distrik Agats Kampung Beriten 48 pengguna, Uwus (baru) 55 pengguna dan Kampung Bou (baru) 40 pengguna

“Kesemua niat baik pemerintah dalam penangan penerangan untuk masyarakat akan terus digalakan demi membantu kebutuhan dasar masyarakat diseluruh Asmat,” tutupnya.

 

Reporter: Faqi
Editor: Batt

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar