Upah Belum Dibayar, Massa Blokade Jalan Depan Sekretariat Konferensi Sinode XI di Timika

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BLOKADE | Para relawan seksi keamanan dan konsumsi dalam kegiatan Konferensi Sinode ke XI GKI Kingmi di Tanah Papua melakukan aksi blokade jalan tuntut pembayaran upah, Rabu (17/11/2021). (Foto: Saldi Hermanto/Seputarpapua)
BLOKADE | Para relawan seksi keamanan dan konsumsi dalam kegiatan Konferensi Sinode ke XI GKI Kingmi di Tanah Papua melakukan aksi blokade jalan tuntut pembayaran upah, Rabu (17/11/2021). (Foto: Saldi Hermanto/Seputarpapua)

TIMIKA | Massa yang merupakan relawan dari seksi konsumsi dan keamanan dalam kegiatan Konferensi Sinode ke XI Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua, melakukan aksi blokade jalan didepan Sekretariat Konferensi Sinode ke XI GKI Kingmi, Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua, Rabu (17/11/2021).

Aksi damai dengan memblokade jalan dilakukan lantaran upah para relawan atas keterlibatan mereka dalam kegiatan konferensi hingga kini belum dibayarkan panitia inti.

“Kami lakukan ini karena upah yang dijanjikan belum dibayarkan. Jadi panitia tinggal janji besok dan besok terus, sedangkan teman-teman mau segera dibayarkan,” kata anggota relawan seksi keamanan, Merpen Sani.

Setelah massa melakukan koordinasi dengan seorang panitia inti, relawan dijanjikan pembayaran besok pagi pukul 08.00 WIT, Kamis, 18 November 2021. Akhirnya blokade jalan dibuka oleh aparat kepolisian yang merespon di lokasi kejadian.

“Yang lain sudah dibayar, tinggal kami keamanan sama konsumsi saja belum. Jadi tadi panitia bilang besok jam 8. Kalau besok belum juga, kita akan lakukan aksi lagi,” ujar Merpen.

Aksi blokade jalan berlangsung hampir 2 jam lamanya, menyebabkan arus lalulintas dari arah SP 2 menuju Kota Timika terpaksa dialihkan melewati jalur depan Pertrosea tembusan jalan Hasanuddin Irigasi.

Sekitar pukul 12.04 WIT setelah massa diberikan pemahaman oleh panitia konferensi terkait waktu pembayaran upah mereka, akhirnya blokade jalan dibuka oleh aparat kepolisian.

Kasubbag Faskon Bag Log Polres Mimika yang bertugas sebagai Pawas Polres Mimika, Iptu Y. Maryen, mengatakan bahwa aksi yang dilakukan massa tersebut hanya untuk menarik perhatian dari para pihak yang berkepentingan.

Hal itu agar dapat memperhatikan apa yang menjadi aspirasi mereka, dalam hal ini hak-hak para relawan.

“Tapi tidak masalah, mereka bisa diberikan pemahaman dan palang jalan bisa dibuka, lalulintas sudah kembali normal,” ujarnya.

Reporter: Saldi
Editor: Aditra
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Kuala Kencana: Kota Sejuk yang Jadi Venue PON XX
Kuala Kencana: Kota Sejuk yang Jadi Venue PON XX
Nina Gusmita Pecahkan Rekor Nasional Balap Kursi Roda di Peparnas XVI
Nina Gusmita Pecahkan Rekor Nasional Balap Kursi Roda di Peparnas XVI
Boy Levinus Waroy, Anak Nelayan Raih Emas Para-Renang Peparnas XVI
Boy Levinus Waroy, Anak Nelayan Raih Emas Para-Renang Peparnas XVI
Baca Juga