seputarpapua.com

Upaya DPMK Antisipasi Dampak Pandemi Covid-19 di Kabupaten Yalimo

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Ilustrasi

TIMIKA | Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Yalimo, Papua, melakukan sosialisasi penanganan dan antisipasi dampak pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Sosialisasi dilakukan DPMK di Distrik Elelim.

Menurut Kepala DPMK Yalimo, Malhai Mabel, Covid-19 saat ini sudah mewabah hingga ke Papua. Oleh karena itu sosialisasi terkait penanganan dan antisipasi dilakukan pihaknya untuk menjaga masyarakat.

“Covid-19 yang sudah mewabah di seluruh dunia, bahkan sampai ke Papua, maka sosialisasi yang kami adakan di distrik Elelim hari ini, melibatkan kepala-kepala kampung dalam rangka menjaga rakyat dan masyarakatnya di setiap lingkungan mereka masing-masing,” kata Malhai Mabel seperti dikutip Seputarpapua.com, Jumat (11/12).

Lantaran wabah Covid-19 dianggap berbahaya, Mabel mengatakan pihaknya pun akan melakukan sosialisasi yang sama ke distrik-distrik lainnya yang ada di Yalimo.

“Sesuai dengan ketentuan dari pemerintah daerah, pembatasan sosial sudah dilaksanakan di beberapa titik, sehingga jika ada orang yang datang dari wilayah yang lain, akan diperiksa sesuai protokol Covid-19 yang disampaikan pemerintah,” katanya.

Setiap ada warga yang masuk ke Yalimo, kata dia, petugas yang sudah disiapkan akan melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Hal itu dimaksudkan untuk memberikan rasa aman terhadap warganya.

Ia pun meminta kepada semua kepala kampung agar dapat melaksanakan protokol Covid-19 seperti yang disosialisasikan oleh pihaknya, sehingga warga di kampung dan distrik dapat terhindar dari coronavirus disease 2019 atau Covid-19.

“Kami juga akan terus bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Yalimo dalam rangka memberikan pemahaman upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 kepada masyarakat,” katanya.

Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh pegawai distrik Elelim, para kepala kampung se-distrik Elelim, aparatur sipil negara (ASN), masyarakat, serta para undangan. Pemateri atau yang menyampaikan sosialisasi adalah pihak dari Dinas kesehatan Kabupaten Yalimo.

Diketahui, hingga Desember 2020 Kabupaten Yalimo masih berstatus zona hijau. Meski sebelumnya terdapat 15 kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19, namun seluruhnya itu telah dinyatakan sembuh.

 

Sumber: Jubi/Saldi
Editor: Misba
Berita Terkait
Baca Juga