Wabup: Talud Bisa Cegah Abrasi di Pesisir Mimika

RUSAK | Air naik disertai angin kencang dan gelombang menerjang sejumlah wilayah pesisir Mimika, Papua, dan menyebabkan sejumlah rumah milik warga rusak parah. (Foto: Ist/Seputarpapua)
RUSAK | Air naik disertai angin kencang dan gelombang menerjang sejumlah wilayah pesisir Mimika, Papua, dan menyebabkan sejumlah rumah milik warga rusak parah. (Foto: Ist/Seputarpapua)

TIMIKA | Pembangunan talud direncanakan sebagai salah satu solusi mencegah abrasi akibat banjir rob di wilayah pesisir Mimika, Papua.

Seperti diketahui pada Desember 2021 lalu terjadi banjir rob dan angin kencang yang menyebabkan rumah warga di pesisir khususnya di Amar dan Atuka hancur.

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan, akibat dari banjir rob ini, masyarakat di kampung Atuka sudah berpindah kampung hingga yang saat ini ialah kampung ke delapan.

“Artinya dia berpindah terus dari depan pindah, pindah sampai kampung ke delapan yang mereka tinggal sekarang ini,” kata John di Timika, Rabu (2/2/2022).

Untuk mencegah abrasi, John menyebutkan salah satu solusi yang harus dibuat ialah dengan membuat talud.

Jika tidak dibuat, maka abrasi akibat banjir rob akan terus terjadi dan masyarakat akan terus berpindah.

“Jadi pemerintah mungkin turun di hal-hal seperti begitu,” tuturnya.

John mengatakan sudah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR terkait dengan bagaimana menata rumah yang akan dibangun khusus Atuka.

“Solusinya ya kita harus buat seperti portsite kita pasang talud tidak harus semua tapi di bagian dimana arus datang itu,” jelasnya.

 

reporter : Anya Fatma

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.