Wagub Minta Pangan Lokal Jadi Menu Utama PON XX

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal

JAYAPURA | Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal meminta Panitia Besar PON XX dan dinas terkait merangkul kelompok-kelompok petani di seluruh tanah Papua, untuk ikut menyiapkan pangan lokal untuk dikonsumsi para atlet dan official PON XX Oktober 2021 mendatang.

“Pemerintah saat ini berkomitmen untuk mengutamakan bahan pangan yang ada di Papua untuk bahan konsumsi peserta PON, jika ada yang kurang baru kita impor dari luar,” ujar Klemen Tinal di Jayapura, Rabu (9/12).

Menurutnya Wagub, dengan melibatkan para kelompok tani agar dapat meningkatkan kesejahteraan perekonomian.

Apalagi PON bukan hanya tentang sukses penyelenggaraan dan prestasi, tapi melainkan sukses ekonomi masyarakat juga menjadi bagian penting untuk seluruh masyarakat Papua dengan ikut di libatkan bersama.

“Penting sekali untuk keterlibatan mereka para petani di Papua, selain memperkenalkan komoditi hasil pangan lokal ke seluruh Indonesia, ini juga bentuk mensejahterakan masyarakat dan keluarga mereka tentunya,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua, Samuel Siriwa mengaku saat ini dinasnya tengah menyiapkan pangan lokal untuk atlet dan official pada PON mendatang.

“Walaupun kami belum mendapatkan apa yang menjadi menu pada PON nanti tetapi kami menyiapkan seluruhnya saja. Sebab berpikir kita tidak hanya menyiapkan untuk peserta PON saja tetapi bagaimana menyiapkan ketahanan pangan daerah,” kata Siriwa.

Menurunya, saat ini kecenderungan masyarakat untuk mengurangi mengkonsumsi nasi dengan memilih umbi-umbian di daerah perkotaan cukup besar.

Namun justru terbalik untuk daerah perkampungan yang masyarakatnya lebih memilih mengkonsumsi beras sejak tahun 2001 dan meninggalkan umbi–umbian.

“Kita sosialisasikan hal ini, karena bagaimanapun juga sebab produksi beras untuk naik ke wilayah pegunungan biaya cukup besar, untuk komoditas pangan kita mendorong semua komoditas pangan tinggal memilih pada saat PON,” ujarnya.

Disinggun ketersedian beras, Siriwa menyebut tidak ada masalah mengenai ketersedian pangan saat ini, terutama untuk menghadapi PON. Sebab masih ada beberapa komoditas seperti beras yang sudah disiapkan.

“Kami sudah menyiapkan program yang bersumber dari dana APBN pada seluruh cluster untuk pengembangan Hortikultura pada beberapa komoditas seperti buah-buahan dan sayur sayuran,” pungkasnya.

 

Reporter: Vidi
Editor: Aditra
Berita Terkait
Baca Juga