Wagub Papua Dorong Pembentukan Lembaga Tanggap Darurat Konflik

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Walikota/Bupati se Papua Diminta Antisipasi Bencana
Klemen Tinal ( Foto: Dok SP)

JAYAPURA | Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mendorong pembentukan unit emergency response atau tanggap darurat konflik, guna mengatasi permasalahan seperti gangguan keamanan yang berimbas kepada masyarakat.

Untuk di provinsi kata Wagub, nanti akan dibentuk (unit) emergency respon. Sebab kalau ikut norma Undang-Undang yang ada hari ini, peran provinsi sangat terbatas untuk membantu masyarakat di kabupaten yang mengalami konflik bersenjata seperti di Intan Jaya

“Sehinggaa perlu ada (unit) emergency response yang nanti di back up peraturan gubernur dengan struktur baru. Supaya nanti mereka selalu hadir dalam upaya tanggap darurat, sehingga situasi apa pun yang ada menyangkut keamanan bisa kita bersama atasi dengan baik,” terang Wagub Klemen seperti dikutip dari Papua.go.id, Kamis (25/2/2021).

Klemen memastikan, unit tersebut akan dibahas dalam waktu dekat dengan sejumlah instansi terkait. Sebab sejumlah kabupaten di Provinsi Papua cukup sering terjadi konflik bersenjata antara pihak TPN OPM dengan TNI/Polri.

Sebelumnya, konflik bersenjata yang berlarut-larut di Intan Jaya, membuat seribuan warganya mengungsi dan takut untuk berkebun. Ancaman kelaparan pun bak menanti di depan mata, meski pemda setempat telah mengambil sejumlah langkah.

Menyikapi hal tersebut, Kementerian Sosial (Kemensos) RI akhirnya merespon permintaan Pemerintah Provinsi Papua dengan memberi bantuan beras sebanyak 120 ton untuk pengungsi Intan Jaya.

Wakil Bupati Intan Jaya Yan Koboyau mengatakan situasi terakhir di Sugapa, Intan Jaya, sudah berangsur pulih. Dimana sudah ada pengungsi yang kembali ke kampung, namun masih dalam jumlah yang kecil.

 

Editor: Misba
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga
Dapatkan Notifikasi ?    Ya Nanti