seputarpapua.com

Wamen PUPR: Pemanfaatan Tailling Freeport untuk Infrastruktur Sesuai Harapan Presiden

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Wamen PUPR, Jhon Wempi Wetipo. (Foto: Muji/Seputarpapua)
Wamen PUPR, Jhon Wempi Wetipo. (Foto: Muji/Seputarpapua)

Pasca adanya SKB tiga menteri, selanjutnya tailing tersebut dapat dikirim ke sejumlah kabupaten di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Tailing itu dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur jalan, seperti di Merauke dan Sorong. Jumlahnya sudah mencapai 15 ribu ton.

“Pemanfaatan tailing untuk pembangunan infrastruktur jalan ini, sesuai dengan harapan Bapak Presiden untuk mempercepat pembangunan konektivitas antar daerah di Papua dan Papua Barat,” kata Wempi.

Wempi menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan sudah sepanjang 3.500 kilometer, dan masih tersisa 70 kilometer lagi.

Dengan demikian, pembangunan infrastruktur jalan sudah mencapai 90 persen di Papua dan Papua Barat terbuka.

“Karenanya, dengan pemanfaatan tailing ini diharapkan akan memacu pembangunan konektivitas antar daerah dan provinsi di Papua dan Papua Barat,” ujar Wempi.

Wempi membeberkan, pegelolaan tailing ini masih sepenuhnya oleh PTFI. Hal ini bertujuan agar tidak ada konflik kedepannya.

Apalagi tailing ini sudah bisa dimanfaatkan untuk umum, namun yang pastinya ada beberapa persyaratan harus dipenuhi untuk pemanfaatan tailing tersebut.

“Kalau ini tidak dikelola baik, maka akan ada kapling-kapling dan tailing itu didulang lagi. Dan itu akan terjadi konflik kedepannya. Karenanya, masalah tailing dibawah kendali Freeport, kami hanya memberikan rekomendasi bahwa tailing bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur,” pungkas Wempi.

Reporter: Mujiono
Editor: Aditra
Berita Terkait
Baca Juga