Wanita Tewas Bersimbah Darah, Polisi Temukan Sangkur di Kamar Hotel

Kepala Satuan Reskrim Polres Mimika, Iptu Sugarda Aditya B. Trenggoro. (Foto: Saldi/Seputarpapua)
Kepala Satuan Reskrim Polres Mimika, Iptu Sugarda Aditya B. Trenggoro. (Foto: Saldi/Seputarpapua)

TIMIKA | Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Mimika melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) kasus dugaan penganiayaan di dalam kamar hotel depan Timika Mall, Jalan Yos Sudarso, Mimika, Papua Tengah yang menyebabkan seorang perempuan bernama Nurafni (31) meninggal dunia.

Kepala Satuan Reskrim, Iptu Sugarda Aditya B. Trenggoro yang ditemui di pelataran kamar jenazah RSUD Mimika, Kamis (6/10/2022) mengatakan, terkait kasus penganiyaan ini pihaknya mendapat laporan dari pihak hotel soal ditemukannya seorang perempuan dan laki-laki dalam kondisi sudah berlumuran darah tergeletak di dalam kamar nomor 202.

Petugas usai merespon dan melakukan olah TKP, menemukan sejumlah barang bukti, mulai dari pisau jenis sangkur, helm, kursi plastik, HP, sandal, hingga kunci sepeda motor merek Yamaha jenis Fino.

Bahkan petugas juga mengamankan rekaman CCTV untuk mendalami kasus penganiyaan ini yang menyebabkan Nurafni (31), warga Busiri, meninggal dunia, dan seorang laki-laki berinisial TA juga mengalami dua luka tusukan dan kini dalam kondisi kritis.

“Untuk motifnya kami masih dalami. Mengingat kami sudah cek di TKP ada CCTV yang mengarah ke lorong kamar. CCTV tersebut juga masih didalami oleh personel identifikasi. Barang bukti yang diamankan di TKP ada 1 pisau jenis sangkur,” jelas Iptu Sugarda.

Bahkan dari hasil pemeriksaan sementara terhadap rekaman CCTV, terpantau dalam kamar 202 hanya ada dua orang korban, yaitu kedua korban, Nurafni dan AT, yang hingga kini belum diketahui hubungan keduanya.

Begitu juga hasil keterangan saksi yang berinisial ES dan merupakan petugas hotel, diperoleh informasi bahwa kedua korban melakukan check-in kamar hotel pada Rabu siang, 5 Oktober 2022 sekitar pukul 11.00 WIT.

“Kalau dilihat dari CCTV, masuk didalamnya (hanya) dua orang, yang sekarang ini jadi korban,” ungkapnya.

Untuk memastikan motif kejadian ini, petugas masih melakukan pendalaman, apalagi korban laki-laki belum sempat diambil keterangannya lantaran kondisinya masih kritis dan rencananya akan dilakukan operasi oleh tim medis.

Tanggapi Berita ini
reporter : Saldi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.