Warga Manfaatkan Air Pasang Padamkan Api di Pasar Dolog Agats

Puing-puing sisa kebakaran di Pasar Dolog Agats. (Foto: Martha/ Seputarpapua)
Puing-puing sisa kebakaran di Pasar Dolog Agats. (Foto: Martha/ Seputarpapua)

AGATS | Warga sekitar lokasi kebakaran Pasar Dolog Agats, Asmat, Papua Selatan, memanfaatkan air sungai yang sedang pasang untuk memadamkan api.

Warga mengangkut air bergotong royong menggunakan ember yang diambil dari bawah jalan.

Kepala Seksi Humas Polres Asmat Bripka Wahab menyebut, total ada 125 bangun yang terbakar, terdiri dari 121 kios dan 4 rumah warga.

121 kios yang terbakar tersebar di Blok D 48 kios, Blok G 18 kios, Blok H 20 kios, Blok F 19 kios dan Blok E 16 kios.

Menurut Wahab, Satreskrim Polres Asmat akan lakukan olah TKP guna mengetahui penyebab kebakaran.

Kronologi yang dihimpun jurnalis seputarpapua.com di lapangan menyebut kebakaran berasal dari salah satu rumah di tengah pasar.

Sayangnya, saat itu warga panik karena suasana masih dalam keadaan gelap, dan sebagain warga lain sedang terlelap tidur.

“Ada salah satu warga yang sempat melihat sumber penyebab kebakaran, namun tidak tahu harus meminta tolong ke mana dan ke siapa karena posisi saat itu masih gelap dan warga lain masih ada yang tidur dan sebagaian lagi masih salat subuh,” ujar Ilham Jaya, salah satu korban.

Banyak warga yang tidak sempat menyelamatkan harta bendanya dan memilih untuk menyelamatkan diri beserta keluarga.

“Setelah salat subuh saya kaget ada keributan di sekitar rumah, akhirnya saya ke luar dan memastikan apa yang terjadi, yang saya lihat banyak orang yang sudah berlarian ke sana kemari dan juga ada kobaran api. Akhirnya saya langsung mengamankan anak, istri, kucing dan ijazah saja tidak sempat menyelamatkan harta benda lainnya,” ujar Ilham.

Pantauan terkini di sekitar TKP, tampak listrik sudah normal kembali. Aktivitas pasar kemungkinan akan dipindahkan ke Pasar Muyu untuk sementara.

Sebelumnya, kebakaran melanda seratusan rumah kios di Pasar Dolog, Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan pada Minggu (16/10/2022) sekitar pukul 05.00 dini hari.

Pantauan media ini di lokasi kebakaran, warga Agats dibantu anggota TNI – Polri berupaya memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya. Upaya pemadaman berlangsung sekitar 3 jam, karena keterbatasan fasilitas.

Karena tidak ada mobil pemadam kebakaran di Kabupaten Asmat, warga hanya menggunakan sejumlah mesin pompa air (alkon) dan melakukan pemadaman secara manual dengan ember serta peralatan lainnya.

Beruntung setelah sekitar dua jam musibah tersebut terjadi, Agats diguyur hujan lebat. Hal ini cukup membantu dan memudahkan warga setempat untuk mencegah kobaran api merambat ke bangunan lainnya. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.00 WIT.

 

Tanggapi Berita ini
reporter : Martha
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.