Warga Mimika yang Ikut Kegiatan di Jawa Barat Dipastikan Bebas Covid-19

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Mimika Reynold Ubra. (Foto: Sevianto/SP)
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Mimika Reynold Ubra. (Foto: Sevianto/SP)

TIMIKA | Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Mimika, Papua, memastikan beberapa warganya yang sempat mengikuti kegiatan di Provinsi Jawa Barat, seluruhnya bebas dari virus corona baru atau Covid-19.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Mimika Reynold Ubra mengatakan, pihaknya telah melakukan investigasi terhadap mereka yang kembali dari Jawa Barat, wilayah berisiko tinggi penyebaran Covid-19.

“Hoax telah beredar bahwa ada pendeta terpapar virus corona setelah mengikuti kegiatan di Jawa Barat. Tapi kami telah melakukan investigasi,” kata Reynold di Timika, Kamis (26/3).

Adapun klaster penyebaran Covid-19 di Jawa Barat antaralain Musda HIPMI di Karawang 9 Maret, Seminar Bisnis Syariah di Bogor 25-28 Februari, Sidang Sinode Tahunan Gereja Protestan di Bogor 26-29 Februari, dan Seminar Keagamaan Gereja Bethel di Lembang.

Sekitar empat warga Mimika yang ikut di antara kegiatan tersebut, kata Reynold, telah melalui proses pemantauan dan melewati masa inkubasi selama 14 hari dan kini 17 hari.

“Pada masa inkubasi dan setelah masa inkubasi, sama sekali dalam selama 14 hari terakhir bahkan 17 hari terakhir, tidak ada tanda/gejala demam, batuk, maupun sesak nafas,” katanya.

Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa keempat orang itu tidak terpapar Covid-19, dan juga tidak masuk sebagai orang dalam pemantauan (ODP) atau pun pasien dalam pengawasan (PDP).

Di samping itu, Reynold kembali mengkonfirmasi bahwa dua pendeta yang ikut dalam kegiatan dan telah meninggal dunia, sama sekali tidak ada kaitannya dengan Covid-19.

“Ini yang perlu kami luruskan bahwa kematian dua pendeta tidak punya hubungan dengan kasus di Jawa Barat. Kami sudah mengkonfirmasi itu di rumah sakit, bahwa sebelumnya mereka memang ada riwayat penyakit tidak menular,” jelasnya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar