seputarpapua.com

Warga Tsinga Mengeluh ke Anggota DPRD Mimika

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BANTUAN | Aloisus Paeorong bersama Anthon Bukaleng saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat Tsinga, Rabu (31/3/2021). (Foto: Ist/Seputarpapua)
BANTUAN | Aloisus Paeorong bersama Anthon Bukaleng saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat Tsinga, Rabu (31/3/2021). (Foto: Ist/Seputarpapua)

TIMIKA | Anggota DPRD Mimika Aloisius Paerong meminta Pemkab Mimika lebih memperhatikan pembangunan di daerah pedalaman.

Permintaan ini disampaikan, karena banyak keluhan atau aspirasi dari masyarakat di daerah pedalaman saat melakukan Reses di Kampung Tsinga, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua, Rabu (31/3/2021).

“Reses tadi saya berdua dengan Anthon Bukaleng. Kebetulan kami dari daerah pemilihan (Dapil) V. Dan tadi banyak sekali masyarakat sampaikan aspirasi kepada kami,” kata Aloisius.

Aspirasi yang disampaikan antara lain, permintaan penambahan ruang kelas dan WC umum SDN Bebilawak, status guru honor diangkat menjadi PNS, Pemkab Mimika melalui Dinkes diminta menugaskan tenaga kesehatan untuk melayani masyarakat di Pustu Tsinga, pambangunan Jembatan Kogubarama dan jembatan Kenkine.

Serta pengaktifan kembali subsidi transportasi udara bagi masyarakat dan pembangunan gereja.

“Keluhan atau aspirasi terkait kebutuhan, sekolah, kesehatan, gereja dan infrastruktur berupa jembatan akan menjadi catatan bagi kami untuk didorong ke dinas-dinas terkait,” kata Paeorang yang juga politikus dari Partai Perindo.

Sementara untuk sekolah dasar memang butuh tambahan ruang kelas. Karena jumlah murid
yang sekarang tidak sebanding dengan ruang kelasnya.

Begitu juga dengan WC umum perlu dilengkapi, supaya proses belajar mengajar menjadi nyaman sehat. Termasuk adanya tenaga kesehatan di Pustu ini, karena ini menyangkut pelayanan kesehatan.

“Yang tidak kalah penting adalah subsidi transportasi untuk mobilisasi mereka. Karena diketahui bersama, wilayah pedalaman sulit dijangkau. Serta status guru-guru untuk diangkat jadi PNS,” ujarnya.

Hal-hal ini harus jadi perhatian pemerintah daerah, agar pembangunan ini merata dan bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat, mulai dari wilayah perkotaan sampai pedalaman dan pesisir.

Sementara Anthon Bukaleng menambahkan, apa yang sudah jadi aspirasi masyarakat Tsinga tentunya akan dibahas bersama Pemkab Mimika.

Apalagi banyak aspirasi masyarakat Dapil V yang sudah jadi pokok pikiran (pokir) belum terealisasi.

“Kami sudah reses berkali-kali di Dapil V, seperti Banti, Aroanop, dan sekarang di Tsinga. Banyak
aspirasi yang sudah disampaikan, tapi sedikitpun belum terjawab sampai saat ini. Karenanya kami terus dorong, karena Dewan ini wakil rakyat dan pemerintah harus jawab,” tegas Politisi dari Partai Golkar ini.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Misba
Berita Terkait
Baca Juga