seputarpapua.com

Wujudkan Papua Bebas Malaria, 1.037 Kelambu Disebarkan ke 224 Kampung di Asmat

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Kepala Dinkes Asmat, Richard Marino.
Kepala Dinkes Asmat, Richard Marino

ASMAT | Hingga akhir September 2020, sebanyak 1.037 kelambu disebar ke 224 kampung yang berada di Kabupaten Asmat, Papua.

Upaya pembagian kelambu gratis ini dalam rangka mencapai Papua bebas malaria di Tahun 2030.

Sebanyak 17 puskesmas dikerahkan Dinas Kesehatan Kabupaten Asmat dalam melakukan pembagian dan juga sosialisasi sebelum warga mendapatkan kelambu.

“Tahun ini kami mendapatkan 1.037 kelambu dari pemerintah, ini sudah disebar ke 23 distrik dengan 224 kampung yang ada,” tutur Richard Marino, Kepala Dinas Kesehatan Asmat, Jumat (2/10).

Richard menjelaskan bahwa program pembagian kelambu sudah sejak lama dilakukan petugas kesehatan, terutama bagi ibu hamil dan balita melalui program posyandu.

Karena setiap tahun sekali bantuan kelambu dari Kementerian Kesehatan tiba di Asmat.

“Untuk tahun ini, kami lebih ekstra kerja karena untuk mencapai itu, Papua bebas malaria di Tahun 2030,” terangnya.

Menurut Richard, disamping melakukan foging atau menyemprotkan asap pencegah nyamuk malaria, hal yang paling efektif adalah menggunakan kelambu.

“Karena sampai kapanpun nyamuk itu tetap ada. Kita tidak bisa musnahkan nyamuk. Yang kita musnahkan itu parasitnya yang ada di tubuh manusia, yang menyebabkan malaria” tutur Richard.

Berita Terkait
Baca Juga