YPMAK Salurkan Dana Rp40 Miliar untuk Program Pengembangan Kampung Suku Amungme-Kamoro

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Direktur YPMAK, Vebian Magal (tengah) dalam konferensi pers, Kamis (8/7/2021). Foto: Yonri/seputarpapua)
Direktur YPMAK, Vebian Magal (tengah) dalam konferensi pers, Kamis (8/7/2021). Foto: Yonri/seputarpapua)

TIMIKA | Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) sebagai yayasan pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia akan menyalurkan dana Rp40 miliar kepada dua suku Amungme dan Kamoro di Mimika, Papua.

Direktur YPMAK, Vebian Magal menegaskan, dana Rp40 miliar ini tidak diberikan secara percuma atau dibagi-bagi.

Dijelaskan Vebian, dana ini dipakai untuk pengembangan masyarakat melalui program yang diusulkan Kelompok Kerja (Pokja) distrik.

“Ini tidak untuk dibagi-bagi, cuma-cuma. Tapi kami mau mendidik masyarakat. Jadi masyarakat kerja, baru kami salurkan dana ini,” terang Vebian dalam Konferensi Pers di Horison Diana, Kamis (8/7/2021).

Menurut Vebian, melalui dana ini masyarakat dapat mengembangkan potensi lokal di wilayahnya. YPMAK akan sangat terbuka bila usulan program berkaitan dengan pengembangan potensi lokal.

“Misalnya kopi, untuk di pegunungan, itu kami sangat mendukung. Mereka mau cari pasaran, kami akan bantu,” katanya.

Untuk tahap awal ini, YPMAK akan menyalurkan Rp20 miliar kepada tujuh wilayah yakni:

Baca Juga:

1. Aroanop (empat kampung) yang akan mengelola anggaran sebesar Rp 3 miliar, dengan Tim Pokja:
– Josias Jangkup
– Yaya Abugau
– Akiler Yanampa

2. Waabanti (tiga kampung) yang akan mengelola anggaran Rp3 miliar, dengan Tim Pokja:
– Amon Yamang
-Dianus Omaleng
-Seprianus Omabak

3. Tsinga (enam kampung) akan mengelola anggaran Rp3 miliar, dengan Tim Pokja:
-Antonius Jawame
-Agus Magal
-Yan Magal

4. Hoya (lima kampung) akan mengelola anggaran Rp 2 miliar, dengan Tim Pokja:
– Peanus Uamang
– Tenus Kum

5. Jila (10 kampung) akan mengelola anggaran Rp 2 milyar, dengan Tim Pokja:
– Menius Uamang
– Benny Piligame

6. Bela Alama akan mengelola anggaran Rp 1 miliar, dengan Tim Pokja:
– Tasia Magai
– Okto Balinol

7. Agimuga Fakafuku akan mengelola anggaran Rp2 miliar, dengan Tim Pokja:
– Thomas Kelanangame
– Janse Alomang

Dijelaskan Vebian, tujuh wilayah ini merupakan wilayah yang dihuni oleh Suku Amungme yang merupakan prioritas penerima dana ini.

Jika ditotalkan, wilayah yang disebutkan tersebut mengolah dana sebesar Rp17 miliar. Sebab, dijelaskan Vebian, Rp3 miliar selanjutnya dipersiapkan untuk biaya transportasi.

Dikatakan Vebian, jika ada pernyataan keberatan dari masyarakat atas nama-nama tim Pokja maupun hal lainnya, maka warga dapat menghubungi koordinator program tujuh kampung Johanna Saidui melalui nomor handphone 08114993004.

Jangka waktu aduan ini adalah satu minggu terhitung sejak hari ini, Kamis (8/7/2021).

Dijelaskan, maksimal dana sebesar 80 persen ini mampu dikelola oleh tim pokja dan diberikan untuk masyarakat yang bekerja.

“Tim pokja akan bekerja mulai dari Agustus hingga Februari 2022. Jadi nanti ada usulan dari tim pokja, masyarakat bekerja dananya akan diberikan oleh tim pokja,” terangnya.

YPMAK berharap, pada Agustus ini, Rp20 miliar tersebut sudah dapat dicairkan. Dalam arti, pihaknya sudah menerima usulan program dari tim pokja yang sudah dibentuk di masing-masing wilayah.

“Ini dapat membantu masyarakat, terutama di masa pandemi ini, setidaknya dapat menambah penghasilan masyarakat,” harapnya.

Untuk selanjutnya, dana yang diperuntukan bagi wilayah pesisir akan diumumkan di akhir Juli atau di awal Agustus 2021.

“Kami bagi rata, ya. 20 miliar (rupiah) untuk Suku Amungme dan 20 miliar (rupiah) untuk Suku Kamoro,” pungkas Vebian.(Par)

Reporter: Yonri
Editor: Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Kaleidoskop Papua 2021   Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Kaleidoskop Papua 2021 Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Baca Juga