Yuk Ajak Anak Anda ke Posyandu dan Puskesmas di Mimika untuk Diberikan Vitamin A

VITAMIN | Kadinkes, Reynold Rizal Ubra saat memberikan Vitamin A kapsul Biru kepada seorang anak balita. (Foto: Kristin Rejang/SP)
VITAMIN | Kadinkes, Reynold Rizal Ubra saat memberikan Vitamin A kapsul Biru kepada seorang anak balita. (Foto: Kristin Rejang/SP)

TIMIKA | Untuk para orang tua yang memiliki bayi dan Balita berusia 0-59 bulan, agar membawa anaknya ke Posyandu dan Puskesmas terdekat untuk diberikan vitamin A.

Kapsul vitamin A warna biru diberikan setiap bulan Februari dan Agustus pada Bayi umur 6 sampai 11 bulan dengan dosis 100.000 UI.

Sementara Balita umur 12 sampai 59 bulan mendapat vitamin A berwarna merah dengan dosis 200.000 UI.

Pemberian vitamin A ditandai dengan pencanangan Bulan Vitamin A di Kantor Kelurahan Wanagon, Sabtu (6/2/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua, Reynold Rizal Ubra dalam sambutannya mengatakan, pandemi Covid 19 ini tidak hanya meningkatkan jumlah kematian, juga menurunkan derajat kesehatan masyarakat serta memporak-porandakan derajat ekonomi, baik negara maupun keluarga.

Untuk itu di tahun 2021 ini, di tengah- tengah masa Pandemi Covid-19, kementerian kesehatan coba mengintegrasikan pelayanan kesehatan terutama bayi dan Balita.

IKLAN-TENGAH-berita

“Biasanya dipisah-pisah, penimbangan, pengukuran tumbuh kembang anak sendiri, pemberian kapsul vitamin A sendiri, obat cacingnya sendiri tetapi tahun ini coba dipadukan, di bulan Februari dan Agustus, semua pelayanan digabung untuk bayi dan Balita dan juga termasuk anak,” ujarnya.

Dijelaskan, target anak di Mimika yang mendapat vitamin A baik kapsul biru maupun kapsul merah lebih kurang adalah 5 persen dari total penduduk Kabupaten Mimika, yaitu 28 ribu atau hampir 30 ribu.

“Kita berharap dari 28 ribu anak harus dapat tapi sekurang – kurangnya paling tidak 85 persen,” tuturnya.

Orang tua wajib untuk membawa anak ke Posyandu ataupun ke Puskesmas terdekat untuk diberikan vitamin A karena apabila anak kekurangan vitamin A, bisa menyebabkan daya tahan tubuh menurun akibatnya anak lebih mudah terserang penyakit diare, campak dan gangguan pernapasan, l pertumbuhan terhambat, serta gangguan dan kebutaan pada mata

 

Reporter: Kristin Rejang
Editor: Misba

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar