Damkar Kota Jayapura Harapkan Pemberian IMB Lebih Selektif Cegah Musibah Kebakaran

Ilustrasi kebakaran yang terjadi di Kota Jayapura, Papua baru-baru ini. (Foto: Humas Damkar)
Ilustrasi kebakaran yang terjadi di Kota Jayapura, Papua baru-baru ini. (Foto: Humas Damkar)

JAYAPURA | Kantor Pemadaman Kebakaran (Damkar) Kota Jayapura, Papua berharap pemberian Izin Mendirikan Bangunan (IMB) agar lebih selektif dan diperketat.

Kepala Bidang Damkar Kota Jayapura Margaretha Kirana mengatakan, hal dimaksudkan guna mencegah terjadinya musibah kebakaran.

“Supaya ke depan tidak ada lagi bangunan yang dibangun pada lokasi yang rawan bencana, baik bencana alam maupun kebakaran,” kata Margaretha Kirana di Kota Jayapura, Sabtu (4/11/2023).

Menurut dia, perkembangan pembangunan di Kota Jayapura saat ini sangatlah pesat, sehingga dalam pemberian surat IMB harusnya dapat melihat akses jalan, terutama untuk memudahkan kendaraan damkar dalam merespon suatu musibah kebakaran.

“Karena beberapa kali kami mengalami kendala dalam melakukan pemadaman ketika ada musibah kebakaran di wilayah padat penduduk, sebab akses untuk kendaraan tidak ada,” terangnya.

Ia menjelaskan seperti musibah kebakaran yang terjadi di permukiman warga kawasan Batu Putih, Distrik Jayapura Selatan pada hari Rabu, 1 November 2023. Di mana mana lokasi tersebut tidak ada akses jalan untuk kendaraan pemadam kebakaran.

“Sehingga dalam upaya memadamkan api kami membutuhkan waktu yang cukup lama,” ujarnya.

Kantor Damkar Kota Jayapura mencatat pada tahun 2021 musibah kebakaran di Kota Jayapura ada sebanyak 57 kasus, diantaranya 10 kasus kebakaran hutan dan 47 kasus kebakaran bangunan.

Kemudian pada tahun 2022 terjadi musibah kebakaran sebanyak 66 kasus, di mana kebakaran hutan 15 kasus dan kebakaran bangunan 51 kasus.

Sementara di tahun 2023 hingga 2 November 2023 tercatat kebakaran terjadi sebanyak 77 kasus, 20 kasus kebakaran hutan dan 57 kasus kebakaran bangunan.

 

penulis : Musa
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *