Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura

Jasad perempuan tanpa busana ditemukan di bawah Jembatan Temiri, Jalan Nafiri-Koya, Distrik Abepura, Kota Jayapura pada Selasa (18/1/2022) pagi. (Foto: Ist/Seputarpapua)
Jasad perempuan tanpa busana ditemukan di bawah Jembatan Temiri, Jalan Nafiri-Koya, Distrik Abepura, Kota Jayapura pada Selasa (18/1/2022) pagi. (Foto: Ist/Seputarpapua)

TIMIKA | Jasad perempuan paruh baya ditemukan tanpa busana di bawah Jembatan Temiri, Jalan Nafri-Koya, Distrik Abepura, Kota Jayapura pada Selasa (18/1/2022).

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Gustav Urbinas mengungkapkan, jasad wanita malang tersebut ditemukan oleh dua orang saksi yakni Usia dan Lemanus pada pukul 07.30 WIT.

“Saat itu para saksi hendak mengangkat kayu balok untuk membuat pondok dan melihat adanya manusia tanpa busana dengan wajah mengeluarkan darah yang tergeletak di dekat pohon pisang,” terang Gustav melalui keterangan tertulis Humas Polresta Jayapura Kota, Selasa malam.

Korban perempuan itu belakangan diketahui bernama Hj. N (50) warga Kilo 9 Bak Air, Kampung Koya Koso.

Usai menemukan jasad Hj. N, kedua saksi menghadang pengendara motor yang melintas untuk memberitahu Kepolisian.

Akibat miskomunikasi, pengendara motor itu melaporkannya sebagai kasus kecelakaan. Sehingga Petugas Piket Kecelakan Lalulintas (Laka) Polsek Abepura langsung mendatangi TKP.

“Namun saat dicek ke lokasi, suami korban telah mendahului berada di lokasi yang melihat istrinya telah meninggal dunia dengan wajah mengeluarkan darah dan tubuh korban sudah ditutupi pakaian,” katanya.

Petugas Piket Laka yang melihat hal itu langsung menghubungi Kapolsek Abepura.

“Kapolsek Abepura bersama personil yang dibackup oleh Kasat Reskrim dan tim identifikasi mendatangi lokasi guna melakukan olah TKP,” terangnya.

Guna mengungkap penyebab kematian korban, saat ini, kasus tersebut sudah ditangani penyidik Polsek Abepura dibantu Reskrim Polresta Jayapura Kota. Kepolisian pun sudah melakukan olah TKP pada pagi tadi.

Jasad korban juga telah dibawa ke RS Bhayangkara dan dilakukan otopsi. Hal itu, kata Kapolresta, usai mendapat persetujuan dari keluarga korban.

“Dari hasil otopsi itulah baru pihak Kepolisian dapat memastikan meninggalnya Hj. N,” terangnya.

Dalam penangangan kasus ini, Kapolresta Jayapura Kota berharap pihak keluarga dapat menahan diri dan mendukung pihak Kepolisian.

“Untuk saksi ada sekitar empat orang telah dimintai keterangan oleh penyidik dan apabila ada masyarakat lain yang mengetahui informasi-informasi atas kejadian tersebut bisa melaporkan ke Polsek Abepura,” imbau Gustav.

penulis : Saldi, Yonri
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *