Mayat Pria Ditemukan Nelayan Kampung Wambi Merauke, Kondisinya Sudah Membusuk

Warga nelayan di Kabupaten Merauke menemukan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan. (Foto: Dok Humas Polres Merauke)
Warga nelayan di Kabupaten Merauke menemukan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan. (Foto: Dok Humas Polres Merauke)

MERAUKE, Seputarpapua.com | Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan dalam keadaan mengenaskan oleh nelayan di Kampung Wambi, Distrik Okaba, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan pada Senin, 29 April 2024.

Mayat tersebut ditemukan terdampar di Kali Youw dalam kondisi membusuk, bagian kepala sudah menjadi tengkorak dan terpisah dari badannya. Identitasnya tak diketahui, namun diperkirakan berusia sekitar 40-an tahun.

Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suarnaya melalui Kasi Humas AKP Ahmad Nurung mengatakan, temuan mayat dilaporkan ke Polsek Okaba oleh seorang nelayan Kampung Wambi bernama Simon Basik-Basik.

“Simon Basik-Basik (30) warga nelayan Kampung Wambi datang ke Polsek Okaba dan membuat laporan sekitar pukul 11.00 WIT, bahwa di Kali Youw ditemukan mayat laki-laki dan sudah bau busuk,” beber AKP Ahmad Nurung kepada awak media, Selasa (30/4/2024).

Setelah menerima laporan nelayan, kata Ahmad Nurung, Kapolsek Okaba Iptu Syam Tidore berkoordinasi dengan Basarnas dan Puskesmas Okaba. Tim gabungan yakni personel Polsek Okaba, Basarnas dan petugas Puskesmas lalu bergegas menuju lokasi yang berjarak sekitar 60 kilometer itu, untuk mengevakuasi korban.

“Kondisi korban saat kita tiba di lokasi hanya mengenakan celana dalam. Korban diperkirakan warga etnis nusantara. Bagian kepala telah terlepas dari tubuhnya dan sudah membusuk,” sebutnya.

“Setelah dokter memeriksa keadaan korban, tubuhnya sudah membusuk, kepala sudah jadi tengkorak dan terpisah dari tubuhnya. Personel gabungan langsung menguburkan jenazah itu seadanya di Kampung Wambi, Distrik Okaba,” sambungnya.

Berdasarkan hasil visum, korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam. Tengkorak kepala retak akibat benturan. Petugas medis memperkirakan korban meninggal dunia sudah 2 minggu.

penulis : Hendrik Resi
editor : Saldi Hermanto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan