Perahu Terbalik Dihantam Ombak, Seorang Warga Hilang di Muara Atsj

PENCARIAN | Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika mengerahkan Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang korban perahu terbalik di muara Atsj, Asmat, Papua. (Foto: Humas SAR Timika)
PENCARIAN | Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika mengerahkan Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang korban perahu terbalik di muara Atsj, Asmat, Papua. (Foto: Humas SAR Timika)

TIMIKA | Perahu jenis ketinting terbalik diperairan Atsj, Kabupaten Asmat, Papua, pada Senin, 26 April 2021 sekitar pukul 15.30 WIT. Dari empat orang korban diatas perahu, tiga dinyatakan selamat sementara satu orang lainnya dilaporkan hilang.

Berdasarkan keterangan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat baru mendapat laporan kejadian itu pada hari ini, Selasa (27/4/2021) sekitar pukul 08.05 WIT.

Seorang warga bernama Daniel yang merupakan keluarga korban melaporkan bahwa perahu jenis ketinting bermuatan empat orang terbalik setelah dihantam ombak diperairan muara Atsj.

Dari empat orang penumpang diatas perahu, tiga diantaranya bernama Wepi (24/L), Emi (20/P) dan Oto (18/L) selamat setelah berusaha berenang ke pinggir pantai. Sementara seorang penumpang bernama Linus (52/L) hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Setelah menerima laporan, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, George L. M. Randang langsung memberangkatkan Tim SAR gabungan yang terdiri tiga personel rescuer Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat, satu personel anggota TNI AL dan satu personel anggota Polairud menuju lokasi kejadian menggunakan alat utama RIB 85 PK.

“Tim SAR gabungan masih di LKP melakukan pencarian korban,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, George L. M. Randang dalam keterangannya.

penulis : Saldi
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *