Tanpa Gol, Eduard Ivakdalam Sesalkan PSBS Biak Main Kasar

Salah satu pemain Persewar tersungkur saat Derby Papua melawan PSBS Biak, Minggu (18/9/2022). (Foto: Official Persewar)
Salah satu pemain Persewar tersungkur saat Derby Papua melawan PSBS Biak, Minggu (18/9/2022). (Foto: Official Persewar)

JAYAPURA | Persewar Waropen gagal mewujudkan tiga poin usai ditahan imbang tanpa gol 0-0 dari tuan rumah PSBS Biak, dalam laga derby Papua pada lanjutan Kompetisi Liga 2 wilayah timur, Minggu (18/9/2022) di Stadion Cenderawasih Biak.

Pasukan Eduard Ivakdalam tidak bisa memanfaatkan kesempatan untuk memenangkan laga, saat pemain PSBS Biak Patrison Rumere diganjar kartu merah.

Laga ini cukup mengurang gengsi dan emosi dari keduanya. Bukan hanya adanya kartu merah, terhitung delapan kartu dikeluarkan oleh wasit Lazarus Irwan Babon.

Pelatih kepala Eduard Ivakdalam menilai laga ini sudah dicederai dengan permainan kasar dari tuan rumah PSBS Biak. Padahal diharapkan laga derby bisa memainkan permainan yang menyenangkan untuk ditonton.

“Saya lihat dari awal tadi PSBS sudah bermain diluar skema mereka, mereka sudah bermain bukan keras tapi sudah menuju kasar. Itu yang mengakibatkan satu pemain mereka kena kartu merah. Dan banyak pemain yang kena kartu kuning,” ujar Edu sapaan akrabnya usai laga.

Edu sangat sesalkan laga ini, karena dua tim Papua yang bertanding harusnya  saling menampilkan permainan yang terbaik dan harus saling respek.

Kendati harus pulang dengan satu poin, ia tetap puas permainan anak asuhnya, namun tidak dengan kepemimpinan wasit.

“Saya memang puas dengan hasil imbang ini, tapi dengan kepemimpinan wasit tadi sangat tidak fair. Karena kalau ada pukulan itu harusnya kartu merah. Kedepan saya berharap tim lawan harus bermain lebih baik lagi,” ujarnya.

Wakili pemain, kapten tim Elvis Harewan ikut menyesalkan tuan rumah PSBS Biak yang tidak bermain sepakbola menyenangkan bagi penonton.

“Pertandingan tadi sangat panas karena mulai kickoff babak pertama tim lawan sudah main untuk mencederai kita. Kita boleh keras bermain, tapi keras yang seperti apa. Kita bermain seperti yang disampaikan pelatih harus bermain sepak bola yang benar itu seperti apa. Sehingga karakter lawan tidak dinilai yang tidak-tidak,” pungkasnya.

 

reporter : Vidi
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.