13.534 KPM di Asmat Dapat Bantuan Sosial dari Kemensos RI

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Kadinsos Asmat, Amir Makhmud saat memberikan sambutan
Kadinsos Asmat, Amir Makhmud saat memberikan sambutan

ASMAT | Sebanyak 13.534 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Asmat, Papua, mendapatkan dana bantuan sosial dari Kementerian Sosial Repbulik Indonesia.

“Bantuan sosial diberikan Kemensos RI bidang fakir miskin,” kata Kadis Sosial Asmat Amir Makhmud dalam sambutannya dihadapkan KPM di Lapangan Yos Sudarso Agats, Senin (14/12).

Dikatakan, bantuan sosial ini terbagi dalam dua jenis. Pertama, Bantuan Sosial Tunai (BST), dan kedua bantuan sembako alternatif bersifat tunai.

Dari 13.534 KPM, sebanyak 6.246 KPM menerima BST. Sedangkan, 7.288 KPM menerima bantuan sembako alternatif bersifat tunai.

“Jadi total 13.534 KPM di Asmat mendapatkan kedua bantuan tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, untuk BST disalurkan kepada KPM dalam tiga tahap, dengan per tahap Rp300.000.

“Jadi tiga tahap disalurkan, maka KPM mendapat BST Rp900.000,” tuturnya.

Sementara itu, bantuan sembako alternatif bersifat tunai, KPM mendapatkan Rp200.000 per tahap.

“Disalurkan dua tahap sekaligus, jadi per KPM dapat Rp400.000,” ujarnya.

Amir menegaskan, satu KPM tidak bisa mendapat dua bantuan tersebut. Sehingga, bagi KPM yang mendapatkan BST tidak lagi mendapatkan bantuan sembako alternatif bersifat tunai.

Begitupun dengan KPM yang mendapatkan BLT, PKH dan lainnya beberapa bulan lalu, tidak mendapatkan BST dan bantuan sembako alternatif bersifat tunai ini.

“Tujuan bantuan ini, agar seluruh bantuan sosial di massa pandemi Covid-19 ini dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Asmat, walaupun terlihat hanya seberapa,” katanya.

“Yang penting semua sama-sama rasakan bantuanya, sehingga membantu pula kehidupan sehari-hari masyarakat,” tambah Amir.

Amir menambahkan, untuk penyaluran BST dan bantuan sembako alternatif bersifat tunai, disalurkan melalui Kantor Pos Asmat dibantu Dinsos Asmat, pada tiga distrik, yakni, Distrik Agats, Akat dan Jetsy.

“Kami target selesai dalam tiga hari. Dan akan dilanjutkan nanti ke distrik lainya, setelah di bahas oleh tim setempat,” pungkasnya.

Sementara itu, penyaluran bantuan di Lapangan Yos Sudarso ini tetap menerapkan protokol kesehatan.

Reporter: Fagi
Editor: Aditra
Berita Terkait
Baca Juga