57 Atlet Papua Tengah Siap Berlaga di PON XXI Aceh-Sumut

Wakil Ketua Umum I KONI Papua Tengah Cessar Avianto Tunya saat ditemui wartawan di Hotel Swiss Bell Inn, Senin 4 Maret 2024. (Foto: Anya Fatma/seputarpapua)
Wakil Ketua Umum I KONI Papua Tengah Cessar Avianto Tunya saat ditemui wartawan di Hotel Swiss Bell Inn, Senin 4 Maret 2024. (Foto: Anya Fatma/seputarpapua)

TIMIKA | Sebanyak 57 atlet dari Provinsi Papua Tengah akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh-Sumatera Utara 2024.

Wakil Ketua I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Tengah, Cessar Avianto mengungkapkan, para atlet tersebut terdiri dari 30 atlet yang lolos melalui wild card, dan 27 lainnya merupakan atlet yang berasal dari kategori beregu maupun perorangan yang lolos melalui kualifikasi atau Pra PON XXI.

“Kuota wildcard yang diberikan untuk PON XXI itu kuotanya 30 sesuai awal pembentukan KONI DOB, ternyata ada juga atlet yang lolos dari babak kualifikasi seperti terbang layang, muaythai dan taekwondo, serta rugbi,” terangnya saat ditemui wartawan di Hotel Swiss Bell-Inn, Senin 4 Maret 2024.

Cessar menjelaskan, jumlah 27 orang atlet terdiri dari 12 orang dari Cabor rugbi, sisanya atlet kategori perorangan yang juga lolos melalui Pra-PON.

Cessar mengungkapkan pemusatan latihan sementara dilakukan secara mandiri.

Ia akan terus melakukan koordinasi dengan Ketua KONI Umum Papua Tengah, agar dalam waktu dekat dilakukan pemusatan latihan terpusat tingkat provinsi.

“Kita dalam waktu dekat akan koordinasi, karena TC (pemusatan latihan) lebih cepat lebih baik, beberapa daerah DOB juga sudah launching (TC tingkat provinsi),” tegasnya.

Meskipun masih sementara dilakukan secara mandiri, Cessar menekankan atlet harus terus dalam kondisi siap berlaga dan melakukan latihan rutin.

“Tidak bisa kan (latihan) pas baru TC, karena itu tanggungjawab dia, prestasi kan untuk mereka (atlet), jadi kita juga sudah koordinasikan per cabor untuk terus melakukan TC mandiri,” terangnya.

Cessar menyebut lokasi pemusatan latihan terpusat kemungkinan akan dilakukan di Nabire, namun saat ini masih dikoordinasikan dengan cabor-cabor.

“Kalau yang Cabor-Cabor hanya satu dua orang tergantung fasilitas kalau ada di Nabire, mereka bisa di sana kalau tidak ada yah bisa gabung di Mimika,” paparnya.

penulis : Fachruddin Aji
editor : Iba

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *