Massa Pendukung Aleks Tsenawatme Datangi Kantor KPU dan Bawaslu Mimika

Massa pendukung caleg Aleks Tsenawatme berkoordinasi dengan pihak keamanan di depan Gedung Kantor KPU dan Bawaslu Mimika, Jalan Hasanuddin, Mimika, Papua Tengah, Rabu (13/3/2024). (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)
Massa pendukung caleg Aleks Tsenawatme berkoordinasi dengan pihak keamanan di depan Gedung Kantor KPU dan Bawaslu Mimika, Jalan Hasanuddin, Mimika, Papua Tengah, Rabu (13/3/2024). (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)

TIMIKA | Massa pendukung dari calon anggota legislatif (Caleg) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Mimika, Aleks Tsenawatme, Rabu (13/3/2024), mendatangi Kantor Bawaslu Mimika di Jalan Hasanuddin.

Puluhan massa ini berkumpul tepat di depan pintu masuk kantor yang merupakan gedung ruko dan bersebelahan dengan Kantor KPU Mimika. Gedung ruko ini dijaga ketat aparat keamanan baik di dalam maupun diluar.

Koordinator aksi, Yoen Magai mengatakan, tujuan utama kedatangan massa pendukung Aleks Tsenawatme ini, untuk meminta komisioner KPU, PPD Distrik Tembagapura Abraham Uamang dan Bawaslu, untuk memberikan jawaban atau tanggapan terkait laporan yang sudah dimasukkan sebelumnya.

Yoen mengaku sudah membuat laporan sesuai dengan tahapan-tahapan yang ada, mulai dari form keberatan di tingkat distrik dan kabupaten, kemudian dilaporkan ke Gakkumdu pada 7 Maret 2024 yang dilampirkan beserta bukti-bukti.

Sampai hari ini, pleno penetapan perolehan suara Pemilu 2024 oleh KPU Mimika, aspirasi atau laporan yang dimasukkan tidak direspon atau ditanggapi.

“Tidak ada tujuan anarkis kami di sini, tujuan kami minta polisi bantu kami fasilitasi kami bertemu komisioner KPU dan Bawaslu terkait itu laporan sudah sampai dimana,” katanya.

Ia mengaku, sudah beberapa kali kantor KPU dan Bawaslu didatangi, namun yang berkepentingan tidak pernah ada.

“Beberapa kali kami kesini, selalu yang ada hanya pihak keamanan, kami mau yang merespons kami itu mereka KPU dan Bawaslu,” katanya.

Yoen menegaskan, tuntutan ini dibuat karena untuk meminta dikembalikan satu kursi yang hilang. “Kita datang bukan karena kehilangan suara 100 atau 200 suara, tapi 1 kursi yaitu 3.000 suara. Pak Aleks dapat 2.388 suara di Tembagapura, belum di Kuala Kencana dan Kwamki Narama,” ucapnya tegas.

Jika sampai penetapan dilakukan, ia mengatakan bahwa ini ada pembiaran yang dilakukan oleh Bawaslu sebagai yang bertanggung jawab mengawasi pelaksanaan pemilu.

Lebih lanjut, terlebih lagi di Dapil 5 Distrik Tembagapura dan Kwamki Narama ini, caleg yang maju ialah tokoh-tokoh adat.

“Dapil 5 ini tempat rawan, teman-teman yang maju itu tokoh tokoh petahana dan kepala perang semua, kalau sampai dibiarkan pleno penetapan hal yang tidak diinginkan akan terjadi,” ucapnya.

Advertisements

Sementara Kapolsek Mimika Baru AKP Jai Limbong mengatakan, massa yang berjumlah sekitar 40-an orang ini berkumpul di depan kantor Bawaslu sejak pukul 10.00 waktu setempat.

“Dia mengaku dari pendukung caleg Aleks Tsenawatme,” kata Limbong saat diwawancara di Halaman Kantor Bawaslu.

Limbong mengungkapkan, para pendukung ini datang untuk mencari tahu kelanjutan proses atas laporan yang telah dimasukkan ke Bawaslu.

Advertisements

“Mereka sudah buat pelaporan ke Bawaslu, namun sampai sekarang belum ditanggapi. Mereka hanya menyampaikan dan ingin tahu sampai dimana prosesnya,” ungkap AKP Limbong.

Kepolisian pada kesempatan ini memberikan arahan bahwa pihaknya akan menjembatani pertemuan dengan Bawaslu.

“Mereka kan yang diinginkan ada jawaban dari Bawaslu,” tendasnya.

Advertisements

 

penulis : Anya Fatma
editor : Saldi Hermanto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan