Polisi Selidiki Kekosongan Masker dan Pembersih Tangan di Timika

LANGKA | Tulisan masker dan hand sanitizer habis yang ditempel di salah satu apotek di Timika. (Foto: Sevianto/SP)
LANGKA | Tulisan masker dan hand sanitizer habis yang ditempel di salah satu apotek di Timika. (Foto: Sevianto/SP)

TIMIKA | Kepolisian Mimika, Papua saat ini tengah menyelidiki informasi kekosongan masker dan sabun khusus pembersih tangan (Hand Sanituzer) di wilayah itu.

Sejak ditemukannya pasien positif Corona di Depok, Jawa Barat, warga Mimika mulai membeli masker dan Hand Sanitizer dengan cara tidak wajar.

Kalaupun ada harganya diatas harga normal yang selama ini dijual di apotek.

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata mengatakan, masker dan hand sanitizer di Timika sudah 3 minggu ini kosong.

“Beberapa apotek dan toko tidak lagi menjual. Yang tersisa hanya untuk kepentingan pribadi, rumah sakit dan klinik,”

“Kami minta hal ini harus menjadi perhatian semua pihak terutama penyedia obat dan alat kesehatan di Mimika untuk memperhatikan kebutuhan masyarakat, khususnya masker dan pembersih tangan,” kata Kapolres saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/3).

Meski belum ditemukan ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari situasi ini, Kapolres menegaskan akan menindak tegas apabila ada yang coba-coba menimbun masker.

“Kalau benar ditemukan adanya penimbunan, maka kami akan tindak sesuai aturan,” ujarnya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar