Ada Peningkatan Covid-19 Di Mimika

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra mengatakan angka Covid 19 kembali mengalami peningkatan.

Bulan lalu rata-rara di angka 4-5 kasus, sekarang naik menjadi 23 yang sebagian besar sedang menjalani isolasi mandiri.

“Ini yang ditemukan oleh teman-teman di Klinik Kuala Kencana, Rumah Sakit Tembagapura, dan semua melakukan isolasi mandiri dan ada isolasi terpusat,” kata Reynold ketika di wawancarai di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (25/7/2022).

Selain di rumah sakit, Reynold mengatakan di puskesmas-puskesmas di Timika juga ada kasus Covid 19.

“Kita bersyukur bahwa meskipun terjadi peningkatan tapi masih bisa dikendalikan,” kata Reynold.

Kasus Covid 19 bisa dikendalikan dengan cara diberikan vaksinasi. Cakupan vaksinasi di Mimika dosis 2 hampir mendekati 70 persen.

“Minimal, cakupannya 70 persen kira-kira kita sisa 1 persen lebih lah, hampir dua persen lagi. Apa lagi sekarang dengan peraturan penerbangan sangat baik jika kita mendapatkan akses untuk vaksinasi,” katanya.

Untuk dosis 3 atau booster kata Reynold masih sekitar 20an persen.

“Saya pikir kalau sebenarnya dari tahun 2020 ini polanya terlihat kalau di pulau Jawa meningkat posisi di luar Pulau Jawa juga meningkat, tapi pandemi kali ini sudah bisa kita kendalikan dengan langkah-langkah strategis yang ditetapkan oleh pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten mengikuti arah kebijakan pemerintah pusat,” ujarnya.

Untuk Covid-19 jenis BA.4 dan BA.5, bisa saja terjadi , karena kata Reynold jika dilihat dari pola kasus tersebar sehingga terjadi peningkatan atau dapat dikendalikan, dan hasil yang sudah dirilis oleh Kemenkes.

“Mengingat mobilitas penduduk kan sangat berhubungan sekali kemudian penerapan prokes juga, sehingga ada kemungkin (BA.4-BA.5) tapi di sini kami belum melakukan pemeriksaan tapi saya pikir polanya sama. Intinya jangan sampai peningkatan jumlah orang yang dirawat dengan gejala sedang sampai berat dan kritis kemudian kematian,” pungkasnya.

 

reporter : Kristin Rejang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.