Pansus Divestasi Saham Freeport DPRD Mimika akan Bertemu PT Inalum

Lexy David Linturaan
Lexy David Linturaan

TIMIKA | Panitia Khusus (Pansus) divestasi saham PT Freeport Indonesia yang dibentuk DPRD Mimika berencana akan bertemu dengan pihak PT Inalum.

Ketua Pansus Divestasi Saham PT Freeport Indonesia DPRD Mimika Lexy David Linturaan mengatakan, pertemuan ini sebagai tindak lanjut dari pertemuan antara Pansus Divestasi Saham PT Freeport DPRD Mimika dengan Pemkab Mimika, pada 24 Oktober 2022 lalu.

Sehingga, pihaknya perlu bertemu pihak PT Inalum untuk membahas tentang perkembangan daripada berapa besar deviden atas saham yang dimiliki Kabupaten Mimika sebesar 7 persen.

Sebab, sejak 2018 kesepakatan itu dibuat sampai saat ini belum ada penjelasan yang detail.

Selain itu, masih ada terkendala pada Perusahaan Daerah (Perusda) PT Papua Divestasi Mandiri yang belum selesai akta notarisnta, sehingga proses pencairannya belum bisa dilakukan. Dimana dalam kesepakatan itu harus melalui Perusda provinsi.

“Tujuan kami ke Jakarta itu untuk bertemu PT Inalum, guna menanyakan berapa besar divestasi untuk 7 persen bagi Mimika. Serta berapa saham yang harus dibayar Pemkab Mimika dari deviden tersebut,” kata Lexy saat ditemui di Grand mozza Hotel, Jumat (25/11/2022).

Setelah pertemuan dengan PT Inalum, selanjutnya, kata Lexi, pihaknya bakal bertemu pihak Provinsi Papua terkait akta notaris PT Papua Divestasi Mandiri. Karena dalam kesepakatan itu bahwa pencairan melalui Perusda Provinsi.

“Jadi, selesai dari Jakarta akan ada langkah selanjutnya dan nanti bagaimana kebijakan-kebijakan untuk mensikapi ini, akan ada komunikasi dan koordinasi lagi,” ujarnya.

Selain itu, menurut Lexi, pihaknya akan bersama Pemkab Mimika ke Kemendagri menanyakan status ini, mengingat saat ini Kabupaten Mimika sudah bagian dari Provinsi Papua Tengah. Termasuk berkoordinasi dengan Pemprov Papua.

“Ke Kemendagri ini terkait perubahan status. Karena secara otomatis hal ini berubah,” katanya.

Perlu diketahui, untuk divestasi saham PT Freeport Indonesia pemerintah pusat melalui PT Inalum telah membeli 51 persen saham Freeport.

Dari 51 persen tersebut, Papua mendapatkan 10 persen yang dibagi 3 persen untuk Pemprov Papua dan 7 persen untuk Pemkab Mimika.

 

Tanggapi Berita ini
reporter : Mujiono
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.