Pemkab Mimika Kembali Gelar Pasar Murah, Yulius: 2024 Ada 30 Kegiatan

Suasana pasar murah yang digelar Pemkab Mimika di Lapangan Eks Pasar Lama, Jumat (23/2/2024). (Foto: Fachruddin Aji/seputarpapua)
Suasana pasar murah yang digelar Pemkab Mimika di Lapangan Eks Pasar Lama, Jumat (23/2/2024). (Foto: Fachruddin Aji/seputarpapua)

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Ketahanan Pangan kembali menggelar pasar murah. Sepanjang 2024 akan digelar 30.kalo pasar murah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika Yulius Koga saat ditemui wartawan mengatakan, pasar murah yang digelar di Lapangan Eks Pasar Swadaya Mimika, Jumat (23/2/2024) merupakan pembukaan dari rangkaian program dan akan berjalan sepanjang tahun, yang penyelenggaraannya telah dijadwalkan setiap bulan.

“Kalau untuk hari ini, ini baru pembukaan, berarti masih ada kelanjutan sampai bulan Desember (2024),” katanya.

Yulius memaparkan pihaknya setiap bulan menjadwalkan pasar murah akan dilakukan dua kali.

“Tapi macam di Maret ini jadwal akan berubah karena ada hari raya, mungkin setiap minggu bisa satu kali, selama bulan Ramadan nanti, kami juga akan masuk ke masjid-masjid besar,” katanya.

Produk yang dijual merupakan bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat, seperti beras, minyak goreng bekerjasama dengan Bulog, kemudian telur dan daging ayam berasal dari masing-masing komunitas pedagang.

“Rica (Cabai,red) dengan bawang, tomat itu kerjasama dengan distributor, kemudian susu, dan segala macam, tepung begitu dengan distributor, pangan lokal kerja sama dengan toko tani kita,” paparnya.

Yulius menyebut pihaknya menganggarkan Rp 3 miliar untuk menggelar pasar murah selama setahun.

Ditanya apakah pasar murah akan menyentuh wilayah gunung dan pesisir, Yulius mengungkapkan untuk menyentuh wilayah tersebut pihaknya memiliki pertimbangan khusus salah satunya soal daya beli, kemudian biaya transportasi.

“Khusus mereka saya siapkan program cadangan pangan,” jelasnya.

Barang pokok yang tidak terjual habis di pasar murah kata Yulius akan dibawa ke toko tani untuk dijual.

“Kalau di sini tidak terjual, kita jual ke toko tani, jadi kalau masyarakat tidak dapat di sini bisa ke toko tani,” ujarnya.

Pj Sekda Mimika Ida Wahyuni mengatakan, program pasar murah sudah tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masayarakat. Ini sesuai dengab antusias masyarakat.

“Ini tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat dengan situasi terakhir (adanya kenaikan harga sembako),” katanya saat ditemui usai membuka kegiatan.

penulis : Fachruddin Aji
editor : Iba

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *