Ramai Masih Kontrak, Kevin Out dari Persipura

Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano. (Foto: Vidi/Seputarpapua)
Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano. (Foto: Vidi/Seputarpapua)

JAYAPURA | Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tomi Mano menepis isu pemainnya Ramai Rumakeik yang telah dilepas oleh manajemen Persipura Jayapura. BTM panggilan singkatnya mengungkapkan bahwa hanya pemainnya Donny Monim dan Kevin Rumakeik yang merupakan kakak dari Ramai Rumakeik.

Apalagi menurut BTM, Ramai masih sangat dibutuhkan tenaganya untuk Persipura dikompetisi Liga 2 Indonesia.

“Kevin Rumakiek Habis Kontrak, Ramai Masih dengan Persipura. Sebenarnya yang pergi adalah Kevin Rumakiek, sang kakak, sementara Ramai Rumakiek masih dengan kita, karena kontraknya masih berjalan, dan tidak bisa kita lepas karena tenaganya masih sangat kita butuhkan,” kata BTM melalui rilis, Senin (114/2022).

“Kevin Rumakiek kontraknya telah berakhir, dia sudah datang dan pamit secara baik-baik kepada kita (manajemen). Kita doakan semua yang terbaik untuk Kevin, semoga Tuhan selalu memberkati dia,” tambahnya.

Selain itu lanjut katanya, bahwa komposisi pemain masih di dominasi pemain musim lalu.

“Harapan kita sama dengan harapan masyarakat, bahwa semua pemain tetap bertahan dan berjuang bersama demi Persipura Jayapura dan Tanah Papua. Kita berterima kasih dan salut karena mereka semua masih setia bersama Persipura,” ujarnya.

Meskipun banyak tawaran dari klub kontestan baik di kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia.

“Saya terima laporan, banyak sekali tawaran datang kepada kita. Tetapi tidak bisa kami lanjutkan prosesnya karena pemain masih terikat kontrak, dan yang sudah putus kontrak pun masih setia dengan tim, termasuk pemain senior dan pemain muda,” tuturnya.

Lanjut BTM, bahwa direncanakan manajemen akan melakukan meeting bersama manajer baru membahas dan memastikan kesiapan tim di kompetisi Liga 2 kedepan.

“Minggu depan akan ada meeting dengan manajer yang baru untuk membahas dan memastikan beberapa hal yang urgent atau penting. Untuk saat ini kita fokus dulu terkait laporan investigasi ke Badan Yudisial PSSI, dan kesiapan-kesiapan bila nantinya laporan akan kita teruskan ke FIFA dan atau CAS.

Termasuk pelatih, pemain tambahan, dan perangkat atau ofisial lainnya akan kita bahas dan putuskan nanti,” tandasnya.

 

reporter : Vidi
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.