Bandara Ewer Asmat: Si Mungil yang Estetik

Terminal Bandara Ewer berkonstruksi beton dengan arsitektur modern-tradisional. (Foto: Yonri/Seputarpapua)
Terminal Bandara Ewer berkonstruksi beton dengan arsitektur modern-tradisional. (Foto: Yonri/Seputarpapua)

AGATS | Terminal Utama Bandar Udara Ewer, Kabupten Asmat, Papua Selatan cukup menarik perhatian pengunjung Festival Asmat Pokman ke-35.

Terminal berkonstruksi beton ini memiliki arsitektur minimalis dengan ornamen dan interior bernuansa Budaya Asmat. Luas terminal ini 488 meter persegi.

Saat memasuki terminal, halaman utama terlihat menyatu dengan alam. Lantai berlapis kayu dan terdapat mini garder yang menjadi pusat pada denah itu.

Terdapat tanda bertuliskan “Ewer Airport” dengan garis futuristik tegas menggambarkan progresifitas. Di sampingnya, ada miniatur “ci” atau perahu Asmat. Ci bagi Suku Asmat bukan sekedar benda transportasi, lebih dari itu Ci adalah filosofi kehidupan dan kematian mereka.

“Ci menjadi filosofi, bagaimana orang Asmat itu berangkat menuju surga,” kata Wakil Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo saat ditemuo di kediamannya, Selasa, 11 Oktober 2022 malam.

Di dinding yang berhadapan dengan mini garden terdapat mural yang merangkum keberadaan Kabupaten Asmat. Gambar tugu tangan menjadi sentral dari penggambaran mural itu. Berlatar belakang senja, patung khas Asmat, tifa, tameng, dan seorang pria Asmat melengkapi mural berdimensi 5×3 meter. Ada impresi ketenangan dari keseluruhan gambar itu.

 

Terminal Bandara Ewer berkonstruksi beton dengan arsitektur modern-tradisional. (Foto: Yonri/Seputarpapua)

Masuk ke ruang keberangkatan, desain interior tidak kalah menarik. Dua mural bertema wild nature saling berhadapan di lorong menuju ruang tunggu keberangkatan.

Advertisements

Di ruang tunggu, ada juga mural tentang seorang seniman yang tengah membuat patung dengan hamparan rumput hijau dan pohon kelapa rimbun juga Rumah Jew, yakni rumah yang menjadi pusat peradatan di kampung.

Bupati Asmat, Elisa Kambu yang dijumpai di bandara mengakui bandara ini dibangun menggunakan APBN.

“Sisi darat ini apron, taxiway, dan terminal pakai APBN,” kata Elisa.

Direncanakan, bandara ini beserta fasilitasnya akan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada November, tahun ini.

penulis : Yonri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan