seputarpapua.com

Hotel Terapung Disiapkan untuk Penginapan Kontingen PON XX

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
RAPAT | Suasana rapat PB PON dengan Menkopolhukam. (Foto: Humas PB PON)
RAPAT | Suasana rapat PB PON dengan Menkopolhukam. (Foto: Humas PB PON)

JAYAPURA | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD memastikan bakal membantu akomodasi pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Oktober 2021 mendatang.

Kepastian itu didapatkan setelah Gubernur Papua Lukas Enembe melakukan rapat koordinasi di Kantor Kemenkopolhukam, Selasa (16/3/2021) yang juga dihadiri Ketua PB PON Papua Yunus Wonda, Sekretaris PB PON Papua Elia Loupatty dan Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua Alexander Kapisa.

Bantuan tersebut berupa menyediakan alat transportasi udara Hercules dan penambahan kapal untuk menjadi hotel terapung bagi atlet dan official kontingen peserta PON XX Papua.

“Kita pertemuan dengan Menkopolhukam, dimana kami menyampaikan agar kementerian dibawahnya membantu menyediakan alat transportasi pesawat Hercules bagi atlet dan ofisial yang membawa alat kelengkapan,” kata Yunus Wonda.

“Kami juga minta penambahan kapal untuk menjadi hotel terapung di Papua. Dan Kemenpolhukam menyatakan siap meneruskan kepada kementerian dibawahnya, supaya bisa menentukan langkah menyikapi kesiapan PON di Papua,” tambahnya.

Selain itu kata Yunus, Menkopolhukam memastikan akan menyambangi PT Freeport Indonesia di Jakarta, membahas bantuan untuk pelaksanaan PON, baik dalam bentuk sponsor maupun lainnya. Meski sebelumnya sudah membangun venue di Kabupaten Mimika.

“Mereka (Freeport) menyatakan siap membantu kami, apalagi Freeport juga bagian dari tuan rumah PON,” ujarnya.

Yunus Wonda juga mengajak seluruh jajaran kepanitaan multi event di Papua agar fokus dan serius bekerja menunaikan tanggung jawabnya masing-masing, sehingga bisa memastikan bahwa tanah Papua siap menjadi tuan rumah yang baik.

“Dalam pertemuan dengan Presiden di istana, pak Jokowi minta PON dilaksanakan sesuai jadwal pada 02-15 Oktober. Sehingga kementerian diminta berikan perhatian ke Papua untuk penyelenggaraan dan kebutuhan anggaran, makanya kesempatan ini saya minta dukungan masyarakat dan pastikan bahwa Papua tetap dalam keadaan aman dan kita semua rakyat jamin PON akan sukses,” pungkasnya.

 

Reporter: Vidi
Editor: Aditra
Berita Terkait
Baca Juga