Peparnas XVI Papua Bangkitkan Semangat para Atlet Disabilitas di Indonesia

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Atlet Para Badminton, Leani Ratri Oktila bersama rekannya Hary Susanto. (Foto: Instagram/Oktila_Ir)
Atlet Para Badminton, Leani Ratri Oktila bersama rekannya Hary Susanto. (Foto: Instagram/Oktila_Ir)

JAYAPURA | Peparnas adalah suatu ajang kompetisi yang menyerupai Pekan Olahraga Nasional (PON) bagi atlet penyandang disabilitas Indonesia.

Peparnas XVI akan digelar di Kabupaten dan Kota Jayapura, Provinsi Papua mulai 2-15 Oktober 2021.

Dilansir dari InfoPublik, Atlet Para Badminton Leani Ratri Oktila mengatakan, Peparnas membuat atlet-atlet difabel di daerah mempunyai semangat baru.

Leani dalam acara Diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) yang bertajuk “Kawal Kesiapan Peparnas XVI Papua”, Senin (18/10/2021) berharap Peparnas bisa memacu semangat teman-teman di daerah untuk meraih prestasi. Termasuk para orang tua yang memiliki anak-anak difabel, di mana dalam ajang olahraga empat tahunan ini, anak-anak mereka bisa memberikan inspirasi bagi semua orang.

Atlet para badminton yang akan mewakilkan Provinsi Riau ini juga yakin bahwa Provinsi Papua akan menjadi tuan rumah yang baik di penyelenggaraan Peparnas, menyusul suksesnya PON XX Papua.

Ia pun mengaku telah mempersiapkan diri untuk tampil di Peparnas XVI Papua. Latihan fisik dan teknik pun dilakukan untuk meraih medali di Peparnas nanti.

“Setelah Paralimpiade Tokyo 2020, saya menganggap bahwa harus memulainya dari awal lagi. Saya harus bergabung dengan teman-teman dari daerah yang lain. Latihan seperti semula lagi,” ujar peraih tiga medali di Paralimpiade Tokyo 2020.

Ia pun akan berusaha keras untuk menyumbangkan medali untuk Provinsi Riau.

“Semoga nanti di Peparnas ini bisa mempersembahkan emas untuk Riau, karena selama ini selalu membawa nama Indonesia, jarang sekali membawa Provinsi Riau. Semoga nanti bisa menyumbangkan medali untuk Provinsi Riau,” kata dia.

Leani Ratri Oktila mengaku hanya akan turun di nomor tunggal putri. Hal ini sesuai dengan peraturan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, di mana para atlet yang sudah mengikuti event internasional hanya diperbolehkan mengikuti satu nomor saja.

“Nah ini yang menarik di Peparnas nanti, kebijakan atau peraturan dari NPC Indonesia yang menurut saya sangat membangun untuk para atlet di daerah untuk generasi nantinya. Kita para atlet yang sudah ada atau sudah mengikuti di event-event internasional dijadikan satu kelas. Jadi hanya boleh turun di satu nomor. harus di tunggal putri,” jelas dia.

Menurut dia, aturan ini akan menambah semangat para atlet dari daerah lain untuk meraih medali di Peparnas XVI Papua.

“Dengan kebijakan yang baru ini menurut saya sangat luar biasa untuk teman-teman di daerah generasi nanti,” tegas dia.

Event dengan tagline “Sehati Mencapai Tujuan, Ciptakan Prestasi” ini akan diikuti 3.301 atlet dan ofisial dari 33 provinsi.

Peparnas XVI Papua akan mempertandingkan 12 cabang olahraga, yaitu angkat berat, atletik, boccia, badminton, catur, judo, menembak, panahan, renang, sepakbola CP, tenis lapangan kursi roda, dan tenis meja.

Editor: Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Kaleidoskop Papua 2021   Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Kaleidoskop Papua 2021 Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Baca Juga