Polisi Mimika Proses Pemerkosa Bocah Delapan Tahun 

Polisi Mimika Proses Pemerkosa Bocah Delapan Tahun 

TIMIKA | Kepolisian Sektor (Polsek) Kokonao, Mimika telah menangkap pelaku pemerkosaan bocah delapan tahun, Sabtu (3/3) lalu. Pelaku dibekuk duahari setelah peristiwa itu terjadi pada Kamis (1/3). 

 

Kapolres Mimika AKBP Indra Hermawan mengatakan, pelaku yang merupakan seorang pria dewasa telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse dan Kriminal Polres Mimika untuk menjalani proses hukum. 

 

“Tersangka sudah ada di Timika, diamankan oleh Polsek Kokonao lalu diserahkan ke Satreskrim Polres,” kata AKBP Indra Hermawan di Timika, Senin (5/3).

 

Diberitakan sebelumnya, seorang bocah perempuan berusia delapan tahun diduga diperkosa hingga mengalami pendarahan. Kejadian tersebut terjadi di Kokonao, Distrik Mimika Barat, Mimika Papua pada Kamis (1/3).  

 

Korban sebut saja Mawar (bukan nama sebenarnya) yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) diduga diperkosa di rumahnya oleh seorang pria dewasa.  Setelah melakukan perbuatan bejatnya pelaku melarikan diri ke hutan. 

 

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan,  kejadian itu bermula ketika korban masuk ke dalam rumah setelah pulang membeli gula pasir dari warung. 

 

Saat itu pelaku yang juga berada dalam rumah kemudian langsung melancarkan aksi bejatnya. Pelaku membekap mulut korban dengan kain hingga tidak bisa berteriak.  

 

“Setelah itu pelaku melarikan diri dan meninggalkan korban dalam kondisi pendarahan,  kesakitan dan tak bisa berjalan,” kata Kamal dalam siaran Pers, Minggu (4/3). 

 

Aksi pelaku dilaporkan korban kepada orang tuanya yang kemudian melapor ke Polsek Kokonao.  Polisi dibantu warga setempat mencari pelaku dan berhasil menangkapanya pada Sabtu (3/3). (rum/SP).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *