9 Tenaga Kesehatan Berhasil Dievakuasi dari Kiwirok, Lima Terluka

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
EVAKUASI | Tampak sejumlah korban kekerasan KKB yang berhasil dievakuasi menuju Jayapura. (Foto: Fnd/ Seputarpapua)
EVAKUASI | Tampak sejumlah korban kekerasan KKB yang berhasil dievakuasi menuju Jayapura. (Foto: Fnd/ Seputarpapua)

JAYAPURA | Sempat tertunda sehari karena cuaca buruk, hari ini Jumat (17/9/2021) Kodam XVII/ Cenderawasih akhirnya melakukan evakuasi terhadap korban kekerasan oleh kelompok kriminal bersenjata dari Distrik Kiwirok menuju Kota Jayapura.

Proses evakuasi para korban dibagi dalam dua flight penerbangan.

Penerbangan pertama berhasil membawa sepuluh orang korban diantaranya satu anggota TNI atas nama Prada Ansar, dan sembilan orang lainnya merupakan tenang medis yang bertugas di Puskesmas Kiwirok.

Sembilan tenaga medis yang dievakuasi terdiri dari satu dokter, tiga perawat dan lima mantri yang selama ini bertugas di Puskesmas Kiwirok.

“Hari ini kita berhasil mengevakuasi 10 orang korban kekerasan Kelompok Separatis Twroris di Distrik Kiwirok menuju Kota Jayapura. Sepuluh orang yang dievakuasi adalah satu prajurit Satgas Pamtas Yonif 403 yang mengalami luka tembak dan sembilan tenaga kesehatan yang terdiri dari satu orang dokter, tiga orang perawat dan sisanya adalah mantri kesehatan yang sehari-hari bertugas di Puskesmas Kiwirok,” kata Kasdam XVII Cenderwasih, Brigjen TNI Bambang Trisnohadi saat menyambut para korban di Makodam XVII Cenderawasih, Jumat siang.

Dari sembilan tenaga medis yang dievakuasi, lima orang tenaga medis mengalami luka serius pada tubuh mereka akibat penganiyaan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata.

“Dari sembilan tenaga medis yang dievakuasi, lima orang mengalami luka akibat penyiksaan yang dilakukan oleh kelompok separatis. Ada satu orang para tulang akibat hantaman benda keras, ada yang terkena anak panah, ada yang mengalami luka tusukan/penikaman. Jadi mereka akan dibawa ke rumah sakit untuk penanganan medis,” ungkapnya.

Sementara terkait tenaga medis yang meninggal dunia, Gabriela Melani, Kasdam menyebut akan dievakuasi pada penerbangan kedua.

“Untuk korban meninggal Gabriela Melani akan dievakuasi pada fligth kedua karena hingga saat ini belum dievakuasi dari dasar jurang. Kita harap sebentar bisa dievakuasi untuk diserahkan kepada keluarga,” tandasnya.

Reporter: Fnd
Editor: Aditra
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
LIVE - PENGUKUHAN EXCO DAN PELANTIKAN PENGURUS ASKAB PSSI MIMIKA PERIODE 2019-2023
LIVE - PENGUKUHAN EXCO DAN PELANTIKAN PENGURUS ASKAB PSSI MIMIKA PERIODE 2019-2023
Tuntut Pertanggungjawaban, Warga Korban Kecelakaan Tutup Jalan Cenderawasih Timika
Tuntut Pertanggungjawaban, Warga Korban Kecelakaan Tutup Jalan Cenderawasih Timika
Jelang Peparnas, Papua Siap Jadi Tuan Rumah yang Baik
Jelang Peparnas, Papua Siap Jadi Tuan Rumah yang Baik
Sukseskan Peparnas XVI Papua 2021
Sukseskan Peparnas XVI Papua 2021
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari  400 M Gawang Putri
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari 400 M Gawang Putri
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Baca Juga