Beras Petani Merauke Disuplai ke NTT

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
PANEN | Petani di Merauke sedang memanen padi. (Foto: Emanuel/ Seputarpapua)
PANEN | Petani di Merauke sedang memanen padi. (Foto: Emanuel/ Seputarpapua)

MERAUKE | Beras hasil produksi petani di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua akan secara rutin disuplai ke sejumlah kabupaten di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bupati Merauke, Romanus Mbaraka, belum lama ini mengatakan bahwa pengiriman beras perdana ke NTT telah dilakukan oleh pihak swasta setempat.

Pengiriman perdana itu melalui kapal tol laut trayek 28 Kendhaga Nusantara 7 beberapa waktu lalu. Sebanyak dua kontainer beras atau berkisar 300-500 ton beras diangkut kapal tersebut ke NTT.

“Itu bukan dari Bulog ya, dan sudah dikirim dua kontainer oleh teman-teman swasta. Ada juga nanti yang dari Kemensos, tetapi itu masih menunnggu proses administrasinya,” kata Romanus.

Menurut dia, pemerintah daerah setempat juga berencana secara rutin mengirim beras ke NTT dan beberapa daerah lain yang melakukan permintaan.

Karena selain oleh swasta, kata Romanus, ada pembicaraan antara ia dengan Menteri Sosial Tri Rismaharini terkait rencana pengiriman beras petani Merauke oleh Kementerian Sosil ke Kabupaten Lembata, NTT.

“Sementara rilis yang saya terima dari Mensos kuotanya itu kurang lebih 300-500 ton juga. Ini administrasinya lagi diproses untuk pembayaran,” ujarnya.

Berkaitan dengan pemasaran beras hasil produksi petani Merauke, pemerintah setempat meminta dukungan dari Kementerian Perhubungan untuk membantu akses pengiriman, baik melalui jalur laut dan udara.

“Perlu ada akses untuk pemasaran beras ini, baik itu melalui kapal tol laut maupun melalui maskapai seperti boeing dengan rute penerbangan ke sejumlah daerah yang membutuhkan,” katanya.

Diketahui, kapal tol laut trayek 28 Kendhaga Nusantara 7 yang mengangkut beras asal Merauke akan menyinggahi sejumlah pelabuhan di NTT, diantaranya pelabuhan Kupang, Waingapu, Sumba Timur, Atapupu dan Labuan Bajo.

Reporter: Emanuel
Editor: Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Kaleidoskop Papua 2021   Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Kaleidoskop Papua 2021 Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Baca Juga