Kasus Narkotika Dominasi Persidangan di Pengadilan Negeri Timika

Humas PN Timika, M Khusnul. (Foto: Mujiono/SP)
Humas PN Timika, M Khusnul. (Foto: Mujiono/SP)

TIMIKA | Sejak Januari hingga November 2020 ini, Pengadilan Negeri (PN) Timika telah menyidangkan 119 kasus.

“Dari Januari sampai sekarang ada 119 kasus. Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan 2019. Tahun lalu, sebanyak 219 kasus,” kata Humas PN Timika M Khusnul, Rabu (25/11).

Dikatakan, kasus Narkotika mendominasi persidangan yakni berjumlah 33 kasus. Selebihnya adalah pencurian, penganiayaan, Undang-undang tentang pangan (peredaran minuman keras), pornografi, dan lainnya.

Untuk kasus Narkotika terdakwanya merupakan pengedar dan dikenakan Pasal 112 dan 114 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kebanyakan terdakwanya adalah pengedar, bukan bandar,” ujarnya.

Bandar Narkotika jarang ditabgkap, kata dia karena pengedar memesannya dari luar Mimika, yakni Makassar dan Madura.

IKLAN-TENGAH-berita

“Menyangkut usia dari terdakwa ada yang 18 tahun, dan ada juga yang 50 tahun ke atas,” terangnya.

Khusnul mengatakan, kasus Narkotika mendominasi karena faktor ekonomi. Pelaku merasa tidak cukup dengan penghasilan, sehingga mereka melakukan transaksi Narkotika.

“Para terdakwa ini profesinya tukang ojek, tapi ada juga yang ibu rumah tangga. Dari para terdakwa kebanyakan adalah kurir, yang hanya menerima beberapa ratus ribu rupiah saja,” tuturnya.

Reporter: Mujiono
Editor: Misba Latuapo

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar