Pasca Menembak Mati Seorang Guru, KKB Bakar Sekolah di Beoga

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Nau Waker alias Tidak Jadi Waker, merupakan anggota KKB dibawah pimpinan Guspi Waker. (Foto: Ist/Seputarpapua)
Nau Waker alias Tidak Jadi Waker, merupakan anggota KKB dibawah pimpinan Guspi Waker. (Foto: Ist/Seputarpapua)

TIMIKA | Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Nau Waker alias Tidak Jadi Waker membakar sekolah di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis sore, 8 April 2021.

Sebelum bakar sekolah, pada Kamis pagi KKB juga menembak mati seorang guru di wilayah itu.

Selain melakukan pembakaran tiga sekolah, mulai SD, SMP dan SMA, Nau Waker CS juga melakukan pemerasan terhadap warga Beoga.

Aksi brutal KKB ini disampaikan Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes Pol M. Iqbal Alqudussy dalam keterangan tertulisnya yang diterima Seputarpapua.com, Jumat (9/4/2021) dini hari.

Menurut Iqbal, aksi tersebut dilakukan oleh Nau Waker bersama kelompoknya setelah dikejar pasukan gabungan TNI-Polri dalam Operasi Nemangkawi di Kabupaten Intan Jaya.

“TNI-Polri akan terus bergerak, segera mungkin untuk mengejar KKB. Dimana TNI-Polri telah berhasil kuasai wilayah Waker di Intan Jaya kemarin,” kata Kombes Pol M Iqbal Alqudussy.

Diduga kuat saat ini Nau Waker dan kelompoknya sedang menuju Ilaga, ibukota Kabupaten Puncak. Nau Waker sendiri menurut Satgas Nemangkawi, merupakan bawahan dari Guspi Waker.

Kelompok Waker diduga lari ke wilayah Beoga lantaran terdesak oleh aparat TNI-Polri.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga