Pemkab Puncak Jual Hasil Kebun Masyarakat, Murah dan Tanpa Pupuk

FOTO BERSAMA | Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Puncak Naftali Akawal berfoto dengan Sekretaris dan Staf. (Foto: Anya Fatma/SP)
FOTO BERSAMA | Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Puncak Naftali Akawal berfoto dengan Sekretaris dan Staf. (Foto: Anya Fatma/SP)

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Puncak melalui Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan menjual hasil kebun dari masyarakat setempat yang ditanam tanpa pupuk.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan, Kabupaten Puncak, Naftali Akawal menjelaskan, program ini merupakan visi misi Bupati Puncak Willem Wandik sejak periode pertama hingga saat ini memasuki periode kedua dengan menggunakan dana otonomi khusus.

Hasil kebun mulai dari sayur dan buah-buahan ini dibeli dari masyarakat di Kabupaten Puncak dan dijual di Kota Timika, ibu kota Kabupaten Mimika, dengan bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik pemerintah PT Puncak Papua Mandiri.

Adapun buah dan sayur yang dijual diantaranya, kol, wortel, daun bawang, petatas, labu siam, markisa, terong belanda, alpukat dan jeruk.

Hasil pertanian ini dijual dengan harga miring atau dibawah harga pasaran di Timika.

Naftali mengatakan, tujuan dari program ini untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, agar hasil kebun bisa terjual dan masyarakat juga bisa terus melakukan kegiatan pertanian.

IKLAN-TENGAH-berita

“Membantu meningkatkan ekonomi masyarakat, supaya lebih giat bekerja, berkebun, supaya bisa dapat uang,” katanya kepada wartawan, Jumat (16/10).

Katanya, pemerintah membeli langsung hasil kebun dari masyarakat dan dikirim ke Timika tiga kali dalam satu Minggu.

“Sekali angkut itu sekitar 2-3 ton hasil kebun dari masyarakat. Pesawat Pemerintah siapkan, semua ditanggung pemerintah,” tutur Naftali.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar