Empat Aktor Saling Serang di Nduga Ditangkap, Polisi Keluarkan dari Kenyam

Empat aktor penyebab aksi saling serang di Nduga saat ditangkap dan diamankan ke Mimika untuk selanjutnya di Proses di Jayapura. (Foto: Humas Polda Papua)
Empat aktor penyebab aksi saling serang di Nduga saat ditangkap dan diamankan ke Mimika untuk selanjutnya di Proses di Jayapura. (Foto: Humas Polda Papua)

TIMIKA, Seputarpapua.com | Aparat kepolisian berhasil menangkap aktor penyebab saling serang di Kabupaten Nduga, Papua yang menyebabkan korban jiwa pada 2 Juli 2024.

Pelaku ditangkap kepolisian di Jalan Pintu V Lama, Distrik Kenyam, Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, Sabtu 06 Juli 2024.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan penangkapan tersebut didasari atas permohonan PJ. Bupati Nduga kepada Kapolres dan ditembuskan kepada Kapolda Papua.

“Hari ini para Dugure (Kepala Perang) dari kedua belah Kelompok telah kami tangkap dan kami amankan, dan selanjutnya akan kami keluarkan dari Kenyam, Nduga, guna meredam situasi serta membuka jalan perdamaian,”ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Minggu (7/7/2024).

Kabid Humas Polda Papua menyebutkan ada 4 orang yang diduga sebagai penyebab konflik yakni dari pihak pertama, IG dan RG, sementara dari pihak kedua TW dan NW.

Disebutkan dalam keterangan tertulis tersebut, keempatnya diterbangkan ke Mimika. Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra, mengatakan, keempat pelaku yang dianggap aktor kejadian saling serang diamankan ke Mimika menggunakan pesawat Smart Cakrawala Aviation C-208B-EX PK/SNW.

“Saat ini telah diamankan di Polres Mimika, dan akan diterbangkan ke Jayapura pada tanggal 7 Juli 2024, guna mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua kelompok massa pendukung pimpinan partai politik dan seorang calon legislatif saling serang, pada Selasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Nduga, Jalan Pintu V lama, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.

Menurut informasi yang diterima media ini, dilaporkan ratusan orang terlibat dalam bentrokan. Disebutkan juga, dalam bentrokan itu ada dua orang meninggal dunia dan seorang luka-luka yang dievakuasi ke Puskesmas Kenyam.

Korban bertambah seorang lagi, setelah sebelumnya korban mengalami kondisi kritis.

Awalnya ada dua orang korban dampak aksi saling serang dinyatakan meninggal dunia, dan seorang lagi mengalami luka berat dengan kondisi kritis. Korban luka dengan kondisi kritis tersebut diketahui bernama Durik Poknangge (25), warga asli Nduga.

penulis : Fachruddin Aji
editor : Iba

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan