Pemerintah Tambah 10 Persen Saham Freeport, Bupati Mimika: Pemilik Hak Ulayat Dapat Apa?

Pemerintah Tambah 10 Persen Saham Freepot, Bupati Mimika Pemilik Hak Ulayat Dapat Apa
Bupati Mimika Eltinus Omaleng saat diwawancarai wartawan di gedung DPRD Mimika, Rabu (15/11/2023). (Foto: Fachruddin Aji/seputarpapua)

TIMIKA | Pengakuan Presiden Joko Widodo terkait penambahan saham PT Freeport Indonesia sebesar 10 persen ditanggapi tegas olah Bupati Mimika Eltinus Omaleng.

Bupati Omaleng mempertanyakan dasar PTFI terus memberikan penambahan saham kepada pemerintah pusat.

“Lalu masyarakat pemilik hak ulayat dapat apa nanti?, sementara pemerintah daerah yang menghadapi masyarakat adat, mereka (masyarakat adat) kan menuntut sahamnya kepada kami dan sampai sekarang tidak selesai-selesai,” tegasnya saat diwawancara wartawan di Gedung DPRD Mimika, Rabu (15/11/2023).

Advertisements

Bupati Omaleng mengaku kaget dengan hasil pertemuan Presiden Jokowi dengan Chairman Freeport McMoRan, Ricard Adkerson yang membahas soal penambahan saham 10 persen.

“Baru untuk masyarakat adat dimana? kalau memang seperti itu lebih baik kita tutup Freeport saja, tidak usah kata-kata yang lain, nanti saya sendiri yang pimpin tutup,” ungkapnya.

Sementara itu, akun twitter resmi Presiden Joko Widodo, @jokowi pada 14 November 2023 juga membagikan terkait dengan penambahan 10 persen tersebut.

Jokowi dalam cuitannya mengaku menerima kedatangan Chairman Freeport McMoRan, Ricard Adkerson di Hotel Waldorf Astoria, Washington DC, Amerika Serikat, Senin waktu setempat.

Dikutip dalam cuitan tersebut Presiden pun menyampaikan pihaknya menyambut baik pembahasan mengenai penambahan 10 persen saham PT Freeport Indonesia.

“Saya menyambut baik pembahasan mengenai penambahan 10 persen saham Freeport di Indonesia hingga perpanjangan izin tambang selama 20 tahun yang telah mencapai tahap akhir,” ujarnya.

Jokowi menambahkan dalam pertemuannya dibahas juga mengenai hilirisasi yang dilakukan oleh Freeport.

Advertisements

“Saat ini Freeport tidak hanya melakukan penambangan emas dan tembaga saja, tapi telah membangun smelter untuk mengolahnya,” tutupnya.

penulis : Fachruddin Aji
editor : Iba

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan