Tahun ini Dinas Pertanian Mimika Anggarkan Rp 1 Miliar Beli Hasil Tani OAP

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Mimika, Alice Wanma (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Mimika, Alice Wanma (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultural dan Perkebunan Kabupaten Mimika, Alice Wanma mengatakan, tahun ini pihaknya menganggarkan Rp1 Miliar lebih untuk beli hasil pertanian orang asli Papua. (OAP).

Angka ini, menurun dari tahun 2021 lalu sebesar Rp2 Miliar untuk beli hasil tani.

Dijelaskan program tersebut dilakukan dengan membeli hasil pertanian atau perkebunan yang tidak laku di pasaran.

“Kadang kan petani jual hasilnya ke Pasar ada yang laku, tapi ada juga yang tidak laku sama sekali, sehingga kita beli hasil kebun mereka ditempat atau langsung di kebun mereka,” kata Alice di Timika, Kamis (3/5/2022).

Pihaknya membeli hasil tani masyarakat sesuai dengan harga pasar. Dimana biasanya harga berbeda-beda.
F
“Contohnya di Mapurjaya dengan SP5 itu beda, tapi bedanya tidak seberapa, kami beli kemudian kami jual lebih murah atau subsidi kepada masyarakat, seumpama kita beli Rp100 ribu kita jual Rp50, Rp30, kita lihat dari kualitas hasil kebun,” ujarnya.

Hasil dari penjualan kembali hasil tani masyarakat tersebut pihak Dinas Pertanian menyetorkan kembali ke kas daerah sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Tahun lalu kami setor ke kas daerah dari hasil jualan sebanyak Rp100 juta lebih,” katanya.

Alice juga menjelaskan teknis program pembelian hasil kebun itu dilaksanakan berdasarkan laporan hasil panen yang diberikan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

“Itu tergantung hasil panen jadi mereka (petani) ini kan kalau panen bilang ke PPLnya, nanti PPL yang berikan laporan kepada kami, nanti kami kesana,” katanya.

Ia berharap program ini bermanfaat bagu petani untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu untuk tahun 2022 program yang sama juga akan dilaksanakan namun masih menunggu penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

“Respon petani itu sangat senang, mereka banhkan tanya kapan program yang sama dilaksanakan kembali, mereka sangat berterima kasih karena kadang mereka bawa ke pasar tidak laku, ini pemerintah datang langsung buat beli,” ucapnya.

Selain membeli hasil panen Dinas pertanian juga memberikan bantuan berupa keranjang untuk hasil panen dan pupuk organik cair kepada petani.

reporter : Kristin Rejang
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.