Umat SP 6 Meriahkan Misa Kamis Putih Dengan Tarian Kamoro ‘Wania We’

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
MISA - Suasana misa Kamis Putih di Gereja Santo Stevanus SP 6. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
MISA – Suasana misa Kamis Putih di Gereja Santo Stevanus SP 6. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Umat Gereja Santo Stevanus SP 6, Paroki Santo Petrus, Keuskupan Timika, Papua memeriahkan misa Kamis Putih dengan membawa tarian khas Kamoro dari Kekwa yakni ‘Wania We’, Kamis (1/4/2021).

Para penari mengenakan pakaian khas Kamoro, dengan membawakan tarian mengikuti bunyi ketukan tifa.

Tarian tersebut dibawakan saat menjemput pastor, dan saat membawa persembahan. Bentuk persembahan yang dibawakan berupa hasil bumi seperti buah-buahan dan umbi-umbian.

Pengurus Stasi Santo Stevanus, Lukas Wayawiyuta menjelaskan, tarian tersebut biasanya dibawakan masyarakat Kamoro saat seorang Imam datang ke kampung-kampung dalam hari raya.

“Kita menghayati bahwa hari ini semua umat Katolik merayakan Kamis Putih sebagai lambang kerendahan hati, melayani dengan sungguh-sungguh,” kata Lukas saat diwawancarai Seputarpapua.com usai ibadah.

Dirinya berharap dengan momen tri hari suci (Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci) menjadi momen agar iman umat SP 6 semakin kuat.

“Kami menari dan bernyanyi mengucap syukur dan ucapan terima kasih kepada Yesus, kami berharap agar iman kami selalu tumbuh dalam kasih Kristus,” tuturnya.

Dalam misa Kamis Putih tersebut berbeda dengan sebelum – sebelumnya, dimana biasanya pada Kamis Putih ditandai dengan pembasuhan Kaki 12 umat yang ditunjuk sebagai simbol saat Yesus membasuh kaki para rasul.

Namun karena Covid 19, tata cara tersebut tidak bisa dilakukan.

Berita Terkait
Baca Juga