YKKMP Nilai Tindakan 2 Tentara di Merauke Sakiti Masyarakat Papua

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Direktur YKKMP, Theo Hesegem. Foto: Ist
Direktur YKKMP, Theo Hesegem. (Foto: Ist)

TIMIKA | Beredar video dua orang anggota TNI Angkatan Udara (AU) yang memperlihatkan aksi kekerasan terhadap seorang pemuda disabilitas (tuna wicara) yang diduga dipengaruhi minuman keras di Kabupaten Merauke, Papua Senin (26/7/2021).

Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) pembela Ham Sedunia, Theo Hesegem menilai perbuatan tersebut adalah hal yang tidak terpuji.

“Saya ingin menyampaikan keprihatinan saya sebagai pembela Hak Asasi Manusia di Tanah Papua, atas peristiwa terhadap seorang pria yang diinjak-injak oleh anggota TNI di Kabupaten Merauke, pada tanggal 26 Juni 2021, jam 10:00 Waktu Papua,” katanya kepada Seputarpapua.com Selasa (27/7/2021).

Tindakan yang dimaksud kata Theo dilakukan oleh 2 anggota polisi militer.

“Kekerasan sangat menyakiti keluarga korban dan warga masyarakat Papua pada umumnya, karena dilihat dari kondisi korban sangat tidak normal, namun diperlakukan tidak manusiawi,” ujarnya.

Menurutnya, tindakan kekerasan yang dimaksud adalah tindakan yang sangat tidak manusiawi dan tindakan yang tidak terdidik dan tidak profesional, dengan amanat 8 Wajib Tentara Nasional Indoneia, yakni bersikap ramah tamah terhadap rakyat, bersikap sopan santun terhadap rakyat, nenjunjung tinggi kehormatan wanita.

Menjaga kehormatan diri dimuka umum, senantiasa menjadi contoh dalam sikap dan kesederhanaannya, tidak sekali-kali merugikan rakyat, tidak kali-Kali menakuti dan menyakiti hati rakyat, menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat
sekelilingnya.

“Berdasarkan dengan tindakan yang tidak terdidik dan tidak profesional, maka saya rekomendasikan beberapa hal sebagai berikut pertama, adalah Kedua anggota tersebut segera diproses sesuai hukum yang berlaku, di peradilan militer di Papua, dan jangan di luar Papua,” serunya.

Kedua anggota yang dimaksud telah melanggar, 8 Wajib TNI, untuk itu ia meminta segera diperhentikan dan dipecat tanpa hormat.

Theo Hesegem juga mengirimkan surat resmi kepada Panglima Tentara Nasional Indonesia.

“Saya baru dapat telpon dari Jakarta bahwa surat saya diatensi dan sedang dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Reporter: Kristin Rejang
Editor: Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Kaleidoskop Papua 2021   Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Kaleidoskop Papua 2021 Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Baca Juga