Billy Mambrasar, Putra Papua Pertama yang Masuk Universitas Harvard

Billy Mambrasar bersama Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi. (Foto: Instagram/Billy Mambrasar)
Billy Mambrasar bersama Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi. (Foto: Instagram/Billy Mambrasar)

TIMIKA | Suasana penuh ketegangan dirasakan Billy Mambrasar saat membuka surat eletronik (email) pemberitahuan yang bakal mengubah jalan hidupnya ke depan.

Bagaimana tidak, email tersebut akan menambah catatan sejarah yang tidak akan pernah dilupakan Staf Khusus Milenial Presiden Joko Widodo ini sepanjang hidupnya.

Dalam akun Youtube pribadinya, Billy ditetahui tengah berada di Inggris. Video berdurasi 6 menit 43 detik itu menerangkan bahwa Billy bersama sahabatnya sedang berada di Perpustakaan Universitas Oxford Inggris. Billy sedang menyelesaikan pendidikan masternya di universitas ini. Dengan sebuah leptop di hadapannya, Billy berusaha membuka email tersebut.

Proses membuka email tersebut sempat tersendat-sendat karena jaringan internet. Ketika email tersebut bisa terbuka, leptop yang digunakan tiba-tiba mati karena kehabisan bantrei. Sementara teman disebelahnya terus menggodanya karena isi email tersebut.

Setelah kembali menyalakan leptop, suasana ketegangan itu tiba-tiba berubah kebahagiaan setelah email berhasil terbuka. Ternyata email itu berisikan ucapan selamat karena Billy diterima (baca: lulus) masuk Universitas Harvard di Amerika Serikat.

Sementara itu, masih dalam video tersebut, jauh di Tanah Papua, orang tua Billy dan adik-adiknya Rachel dan Grace juga sedang menanti hasil pengumuman itu. Suasana bahagia langsung menyelimuti orang tua dan adik-adik Billy setelah tau anak dan kaka mereka dinyatakan lulus masuk Universitas Harvard.

Billy sama sekali tidak menyangka ia bisa diterima di universitas bergengsi ini. Persaingan yang begitu ketat dengan standar tinggi menyebabkan ia sama sekali tidak menaruh target apapun.

“Masuk Harvard itu persaingan itu tinggi sekali, sementara saya merasa saya biasa saja bila dibandingkan peserta lain,” ungkap Billy kepada sahabatnya ketika ditanya bagaimana jika diterima atau tidak.

Billy Mambrasar patut dijadikan tokoh inspirasi bagi kalangan milenial Papua. Setelah masuk dalam jajaran Staf Khusus Presiden, pendiri “Kitong Bisa” sebuah lembaga nonprofit yang bergerak di bidang pendidikan ini terus mengejar mimpinya untuk membuktikan bahwa anak Papua juga bisa.

Universitas Harvard merupakan salah satu perguruan tinggi terkemuka dan bergengsi di dunia yang telah melahirkan banyak orang-orang hebat kelas dunia seperti, Barrack Omaba, Mark Zuckerberg dan Bill Gates.

Billy telah membuktikan bahwa anak-anak Papua juga bisa meraih mimpi untuk menjadi orang besar dan berprestasi meskipun kerap kali dipandang sebelah mata. Kegigihan dan kerja keras telah mengantarnya meraih satu persatu mimpinya untuk berkarya bagi Papua dan Indonesia.

“Billy, Papa harapkan kau menjadi inspirator bagi kaum milineal Papua dan lebih lagi membawa kemajuan bagi masyarakat Papua,” ucap Papa.

“Puji Tuhan, Billy, Mama Papa semua keluarga berdoa semoga ko sukses dengan apa yang kau cita-citakan,” sambung Mama.

Video tersebut berakhir dengan suasana tawa lepas karena mama Billy bergegas ke dapur. Ternyata ia sedang memasak kue. “Yee.. adooh sa pu kue hangus,” aku Mama Billy.

 

Reporter: Batt
Editor: Misba Latuapo

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar