Jelang Pleno Rekapitulasi PPD, Polres Mimika Pertebal dan Perketat Pengamanan Lokasi

Jelang Pleno Rekapitulasi PPD, Polres Mimika Pertebal dan Perketat Pengamanan Lokasi
Petugas dari Polres Mimika saat melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang masuk ke area Gedung Eme Neme Yauware, Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (Foto: Mujiono/Seputarpapua)

TIMIKA | Polres Mimika mempertebal dan memperketat pengamanan di beberapa titik lokasi yang menjadi pusat dilaksanakan pleno rekapitulasi perolehan suara tingkat Panitia Pemilihan Distrik (PPD) di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Seperti yang terlihat di Gedung Eme Neme Yauware, terlihat perubahan pola pengamanan yang diterapkan aparat keamanan, yakni melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang masuk ke Gedung Eme Neme Yauware.

Perwira Pengendali (Padal) Distrik Mimika Baru, AKP Ahmad Dahlan mengakui terdapat perubahan pola pengamanan di area Gedung Eme Neme Yauware, baik menjelang pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara maupun sesudahnya.

Hal ini dikarenakan Gedung Eme Neme Yauware dijadikan sebagai gudang logistik Pemilu 2024 sementara, sehingga memerlukan pengamanan yang cukup ketat.

“Pada saat sebelum pemungutan dan penghitungan, orang dengan bebas keluar masuk ke Gedung Eme Neme. Tapi sekarang atau pasca pencoblosan lebih diperketat,” kata Dahlan yang ditemui di Gedung Eme Neme Yauware pada Kamis, 15 Februari 2024.

Selain sebagai gudang logistik surat suara, perketatnya pengamanan di Gedung Eme Neme Yauware juga berkaitan dengan akan dilaksanakan pleno rekapitulasi perolehan suara ditingkat PPD, khususnya PPD Mimika Baru. Sebagaimana diketahui, Distrik Mimika Baru terdapat tiga daerah pemilihan (Dapil), sehingga setiap orang yang masuk area Eme Neme Yauware akan dilakukan pemeriksaan oleh petugas.

“Yang di perbolehkan masuk adalah orang yang memiliki kepentingan, seperti pengurus PPD, saksi, anggota KPU-Bawaslu Mimika, serta sopir-sopir yang mengangkut logistik,” terang AKP Dahlan.

Pembatasan akses terhadap orang-orang yang masuk ke Gedung Eme Neme Yauware bertujuan untuk menjaga keamanan logistik pemilu, serta menjaga hal-hal yang tidak diinginkan terjadi seperti misalnya kehilangan kotak surat suara maupun lainnya.

Selain itu, dengan kondisi akan dilaksanakan pleno rekapitulasi tingkat PPD, Polres Mimika menambah personel Brimob dari Batalyon B Brimob Pelopor Polda Papua sebanyak 10 orang.

“Pola pengamanan ini juga dilakukan dibeberapa titik seperti di (gedung) Tongkonan, di sana pusat dari PPD Distrik Wania untuk melakukan pleno,” pungkasnya.

penulis : Mujiono

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *