seputarpapua.com

Kapolda Papua Imbau Warga Batasi Aktivitas di Ilaga Pasca Penembakan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Ilustrasi
Ilustrasi (Dok/SP)

TIMIKA | Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri mengimbau warga di Ilaga, ibu kota Kabupaten Puncak sebaiknya membatasi aktivitas dan bepergian menyusul aksi penembakan.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Ilaga agar membatasi aktivitas dan tidak keluar dari Kota Ilaga guna mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan,” katanya melalui siaran pers, Rabu (14/4/2021).

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) dilaporkan kembali menembak mati seorang tukang ojek bernama Udin (41) di Kampung Eromaga, Kabupaten Puncak, Papua, Rabu (14/4/2021).

Irjen Fakiri mengatakan, pelaku penembakan diduga kuat kelompok bersenjata pimpinan Legakak Telenggen, yang kini tengah diburu aparat gabungan TNI/Polri di wilayah itu.

“Kami akan menindak tegas kelompok ini agar tidak terjadi lagi kasus-kasus penembakan yang menimpa warga,” kata Kapolda.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, tim gabungan telah mengevakuasi jasad Udin ke Puskesmas Ilaga menggunakan mobil ambulance.

“Pukul 14.35 WIT, korban tiba di Puskemas Ilaga selanjutnya dilakukan Visum et Repertum,” katanya.

Kamal menjelaskan, korban diduga ditembak oleh kelompok bersenjata saat dalam perjalanan pulang ke Kota Ilaga usai mengantar penumpangnya dari pedalaman.

“Aparat gabungan masih melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tersebut,” kata Kombes Kamal.

Sebelumnya, dua orang guru juga meninggal ditembak kelompok bersenjata di kampung Julukoma, distrik Beoga, Puncak. Oktavianus Rayo tertembak pada Kamis (8/4/2021) dan Yonatan Renden tertembak pada Jumat (9/4/2021).

Reporter: Sevianto
Editor: Aditra
Berita Terkait
Baca Juga