Pemkab Puncak Gunakan Aplikasi untuk Penyaluran Beasiswa

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Bupati Puncak, Wilem Wandik. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)
Bupati Puncak, Wilem Wandik. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua menggunakan aplikasi berbasis online untuk penyaluran beasiswa.

Aplikasi ini bernama SAPBKPP atau Sistem Aplikasi Penyaluran Beasiswa Kabupaten Puncak Papua.

Bupati Puncak, Wilem Wandik mengatakan aplikasi ini dibuat untuk bisa mengcover dan mengontrol 1.346 mahasiswa Puncak yang tengah menempuh pendidikan di berbagai daerah studi di Indonesia.

Saat ini pemerintah Puncak sudah mensosialisasikan aplikasi tersebut kepada mahasiswa.

Bupati menjelaskan, tujuan lain dibuatnya aplikasi ini ialah untuk bagaimana semua mahasiswa Puncak bisa terdata secara efisien.

“Selama ini kan data kurang terupdate,” kata Bupati Wilem saat diwawancara di Timika, Selasa (26/10/2021).

Beasiswa yang diberikan benar-benar kepada anak-anak asli Kabupaten Puncak dengan menggunakan dana Otsus.

Besaran dana yang diterima mahasiswa setiap tiga bulan sebesar Rp 1,8 juta atau sama dengan Rp7,2 juta untuk satu tahun.

“Tidak melihat lain, tapi kita memberikan kepada putra putri puncak, kita berikan saja karena orang tua mereka kan tidak ada pendapatan tetap,” ungkap Bupati.

Aplikasi ini kata Wilem baru dibuat dan Kabupaten Puncak menjadi daerah pertama di Papua yang menggunakan aplikasi ini.

“Ini pertama di Papua, kita pertama. Kalau memungkinkan aplikasi ini nanti teman-teman di kabupaten lain akan ikuti sehingga semua mahasiswa terdata,” jelasnya.

Dengan aplikasi ini juga nantinya satu mahasiswa hanya akan terdata di satu daerah saja.

“Karena ada mahasiswa yang ada di Puncak, Mimika juga ada, Nabire juga ada,” ujarnya.

Dengan aplikasi ini diharapkan benar-benar bisa mengontrol mahasiswa.

Ia berharap dengan ini jika data mahasiswa yang masih kuliah berkurang maka nilai beasiswa akan dinaikkan.

“Tujuan utama untuk melihat yang benar-benar mahasiswa yang berkuliah. Niat kita baik untuk membantu anak-anak kita,” pungkasnya.

Reporter: Anya Fatma
Editor: Batt
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Kuala Kencana: Kota Sejuk yang Jadi Venue PON XX
Kuala Kencana: Kota Sejuk yang Jadi Venue PON XX
Baca Juga