Pemprov Papua Bayar Tambahan Penghasilan Dokter Spesialis di Jayapura

Suasana dokter spesialis dan sub spesialis menggelar jumpa pers (Foto: Musa/Seputarpapua)
Suasana dokter spesialis dan sub spesialis menggelar jumpa pers (Foto: Musa/Seputarpapua)

JAYAPURA | Sebanyak 98 dokter spesialis dan subspesialis di tiga rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Papua yakni RSUD Jayapura, RSUD Abepura, dan RS Jiwa Daerah Abepura akhirnya bisa lega.

Setelah menuntut kenaikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) pada 28 Agustus 2023, Pemprov Papua akhirnya memenuhi tuntutan mereka dengan menaikkan nilai TPP dan dibayar empat bulan sejak Januari hingga April 2023.

Ketua Komite Medik RSUD Jayapura dr. Yunike Howay mengatakan, para dokter spesialis dan subspesialis yang bertugas di RSUD Jayapura, RSUD Abepura dan RS Jiwa Daerah Abepura menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada Penjabat Gubernur Provinsi Papua Ridwan Rumasukun.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ketua DPR Papua Johny Banua Rouw, Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi, Pemerintah Pusat dalam hal ini Kemendagri dan Kemenkes.

“Kami juga menyampailan terima kasih kepada Direktur RSUD Jayapura Aloysius Giyai, dan semua pihak atas respon dan perhatian terhadap tuntutan kami,” kata dr. Yunike di Jayapura, Selasa (19/9/2023).

“Komitmen dan dukungan yang diberikan sangat berarti bagi kami, tidak hanya sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan terhadap profesionalisme kami dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik di Tanah Papua. Semoga dengan dukungan ini, kami dapat memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat Papua yang kami cintai,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komite Medik RS Jiwa Daerah Abepura dr. Manoe Bernd Paul menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat, terutama pasien di RSUD Jayapura, RSUD Abepura dan RSJD Abepura yang terdampak dari aksi mereka beberapa waktu lalu.

“Untuk masyarakat Kota Jayapura yang mungkin terdampak pelayanan spesialis dan subspesialis di 3 RS ini pada saat kami menyampaikan aspirasi pada 28 Agustus 2023 kami mohon maaf,” katanya.

dr. Manoe juga memohon maaf atas ketidaknyaman tersebut. Ke depan, pihaknya akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Papua.

Menurut dia, pihaknya tetap menghargai upaya dari Pemprov Papua untuk memenuhi tuntutan mereka, kendati tidak sesuai yang diharapkan dengan memahami kondisi keuangan daerah di Provinsi Papua.

“Intinya, kami mensyukuri bahwa ada tanggapan atau respon dari Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat dan kami merasa dihargai. Kami komitmen terus lakukan pelayanan bagi masyarakat. Sekalipun tahun depan belum terpenuhi, kami tetap menjunjung profesionalisme kami untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

penulis : Musa
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *