Penyerang 2 Polisi di Paniai Diduga KKB Aibon Kogoya

Aibon Kogoya
Aibon Kogoya

TIMIKA | Kapolres Paniai AKBP Abdus Syukur Felani menduga, pelaku penyerangan 2 polisi bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Aibon Kogoya.

Bripda Arnaldobert Fhin J. V. Yawan dan Bripda Sandi Defrit Sayuri, gugur setelah diserang KKB pada Rabu (20/3/2024).

Keduanya diserang saat sedang mengamankan lokasi pendaratan helikopter atau helipad 99 di Ndeotadi, Distrik Baya Biru, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah.

KKB juga merampas 2 pucuk senjata api milik kedua polisi itu.

“Pelaku diduga adalah bagian dari KKB Aibon Kogoya,” kata AKBP Abdul dalam keterangan tertulisnya.

Sejumlah Kejahatan KKB Aibon Kogoya

Kejahatan yang dilakukan KKB Aibon Kogoya terbilang cukup banyak. Hal ini disampaikan Kepala Operasi Damai Cartenz 2023 Kombes Faizal pada 30 November 2023 lalu.

Aibon Kogoya kerap melakukan kejahatan di Intan Jaya hingga Kabupaten Puncak.

Ada kejahatan menonjol yang dilakukan Aibon Kogoya hingga menimbulkan korban jiwa.

Seperti pada tanggal 8-9 April 2021. Dua orang guru, yaitu Oktovianus Rayo (43), seorang guru SD dan Yonatan Randen guru SMPN 1 Julukoma, harus kehilangan nyawa detelah ditembak kelopok Aibon Kogoya.

Kemudian, 2 Maret 2022, Aibon Kogoya dan kelompoknya menyerang pekerja PT. Palapa Ring Timur dan menewaskan 8 pekerja di lokasi ketinggian 4.200 MDPL.

Selanjutnya 22 Novembr 2023, kelompok dari Aibon Kogoya menembaki personel gabungan Polres Intan Jaya dan Satgas Damai Cartenz di Kampung Titigi, Distrik Sugapa. Kontak senjatapun terjadi hingga menyebabkan 1 anggota Brimob gugur.

Dua hari berselang, tetapnya 24 November 2023, kelompok dari Aibon Kogoya kembali menyerang warga sipil. Satiman, Triyono dan Suyanto tewas ditembak. Sementara Nurali dan Alfian terluka setelah berhasil diselamatkan warga setempat.

editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *