Teror di Pos TNI, Diduga Peluru Nyasar KKSB Kena Warga Sipil

PERAWATAN | Yulius Wetipo (34), korban penembakan KKSB saat ditangani pihak medis. (Foto: Ist)
PERAWATAN | Yulius Wetipo (34), korban penembakan KKSB saat ditangani pihak medis. (Foto: Ist)

TIMIKA | Lagi-lagi kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) melancarkan aksinya menyerang Pos TNI di Pasar Baru Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Selasa (6/10) pagi. Imbas dari penyerangan itu, seorang warga diduga terkena tembakan KKSB.

Setelah Senin (5/10), KKSB meneror Kodim Persiapan di Kabupaten Intan Jaya, selanjutnya pada Selasa pagi, KKSB kembali meneror pos TNI di Pasar Baru Kenyam. Akibat aksi tersebut, seorang warga bernama Yulius Wetipo (34) yang merupakan karyawan PT Dolarosa, terkena tembak pada pinggang kiri tembus ke punggung kanan (tembakan rekoset,red). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 7.14 WIT.

Berdasarkan keterangan dari Penerangan Komandan Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, ada saat itu pos TNI di Pasar Baru Kenyam sedang mendapat gangguan KKSB dengan melepas tiga kali tembakan dari arah sungai depan camp PT Dolarosa. Pada saat yang sama melintas sepeda motor yang dikendarai Yulius Wetipo hendak menuju camp PT Dolarosa untuk bekerja.

Saat melintasi depan pos TNI, korban telah diingatkan untuk berbalik arah lantaran sedang terjadi gangguan tembakan dari pihak KKSB, namun korban tetap melanjutkan perjalanannya.

Ketika gangguan tembakan kembali terjadi dan terdengar lima kali tembakan, korban hendak berbalik arah. Namun sialnya korban justru terkena tembakan lalu terjatuh.

Melihat korban terjatuh, Komandan Pos (Danpos) TNI Pasar Baru Kenyam segera memanggil ambulans untuk membantu mengevakuasi korban ke Puskesmas terdekat sambil menunggu gangguan tembakan mereda.

IKLAN-TENGAH-berita

Hingga gangguan tembakan mereda, menurut keterangan Penerangan Kogabwilhan III, tak ada satu pun prajurit di pos TNI yang membalas tembakan KKSB karena sumber dan arah tembakan tidak menentu.

Selanjutnya setelah situasi dianggap aman, korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kenyam untuk mendapatkan penanganan medis sambil menunggu dievakuasi ke Timika guna perawatan lebih lanjut.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar